23 Des 2017 10:23

Sangihe Koleksi 115 Anak Kurang Gizi

MyPassion

SANGIHE—Sebanyak 115 anak mengalami kurang gizi yang tersebar di 17 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kepulauan Sangihe. Mendapat bantuan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI).

 

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Noortje Kaemba Amd Kep. Dikatakannya sebanyak 996 kardus MP ASI biskuit dengan masa kadaluarsa Desember 2018, diberikan langsung dari Kementerian Kesehatan melalui pelayaran pelni.

"996 kardus ini sampai di Sangihe Kamis (14/12) lalu. Nantinya 17 puskesmas akan mengusulkan berapa kardus yang akan diminta sesuai jumlah anak kurang gizi dimasing-masing wilayah, setelah itu baru bisa diambil dan disalurkan," jelasnya saat dikonfirmasi Jumat (22/12) kemarin.

Lanjut Kaemba, saat ini baru Puskesmas Salurang yang sudah mengambil 30 kardus. Jadi sisa 16 puskesmas yang belum mengambil. Tetapi pastinya berdasarkan data dari 17 Puskesmas, sebanyak 115 anak kurang gizi.

"Nantinya setiap anak kurang gizi akan mendapatkan 1 kardus MP ASI biskuat yang berisi 8 pack. Dan ini merupakan makanan selama 3 bulan, jadi 1 hari harus menghabiskan 1 bungkus MP ASI," tandasnya.

Kaemba juga menambahkan, MP ASI yang diperuntuhkan untuk anak usia 6 bulan sampai 5 tahun berdasarkan grafik tumbuh kembang anak dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) di bawah garis kuning yang berarti kurang gizi.

"Sebenarnya kami telah mengusulkan permohonan kepada Kementerian untuk makanan tambahan ibu hamil dan anak sekolah namun yang tersisa hanya MP ASI dan nanti tahun depan kami akan usulkan kembali," tuturnya.

Terpisah Plt Kadis Kesehatan Jefry Gaghana SH MH berharap dengan adanya bantuan makanan tambahan MP ASI dapat membantu memberikan gizi yang baik sehingga dapat melahirkan generasi penerus Sangihe potensial. "Dengan bantuan ini diharapkan anak Sangihe kedepan jadi unggul karena dimulai dari pemberian gizi yang baik," tutup Gaghana. (tr-08/ria)

Kirim Komentar