23 Des 2017 10:26
Permudah Pengurusan Izin Usaha

2017, Investasi di Minahasa Bisa Tembus 900 Miliar

MyPassion

MINAHASA—Kondusifnya iklim usaha di Kabupaten Minahasa, memberikan pendapatan ekstra bagi Kabupaten terbesar di Sulawesi Utara (Sulut) ini. Hingga November, total investasi yang masuk ke Minahasa mencapai Rp 810 miliar. Angka ini dipercaya masih terus bertambah, seiring gencarnya ekspansi pelaku usaha.

 

Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Elvis Mingkid menyatakan, dari jumlah tersebut, kontribusi besar datang dari bidang perdagangan, barang dan jasa serta properti.

"Seperti pembukaan hotel bintang empat di Ranopasso, menjamurnya gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamart, serta pembukaan perumahan di daerah Kembuan," ungkap Mingkid.

Lanjutnya, realisasi ini masih lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah surat izin yang dikeluarkan pihaknya. "Hingga November kita sudah mengeluarkan 1.900 surat izin dan rekomendasi. Dari pengurusan izin ini juga kita ketambahan pemasukan sebanyak 2,7 miliar," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Perizinan dan non-perizinan Reonald Masengi menambahkan, pemerintah kini makin menjamin dan mempermudah proses pengurusan izin usaha. "Dengan dihapusnya surat izin tanda usaha  (SITU), efektif bulan ini. Ke depan investor lebih leluasa. Tapi bukan berarti bebas yang kebablasan. Tetap ada aturan-aturan yang wajib dilakukan pelaku usaha," tukasnya.

Terpisah, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Dr Wilford Siagian mengakui masih adanya sejumlah usaha khusus ritel yang belum sepenuhnya mengantongi izin. Setelah dilakukan sidak pihaknya baru-baru ini. Pemerintah memberikan tenggat waktu pengurusan, bila tak diindahkan penutupan usaha sementara bakal dilaksanakan. "Sudah kita sidak bulan September kemarin, ada kurang lebih 10 gerai ritel. Izinnya sudah ada, tapi belum lengkap. Sudah kita warning, dan mereka tahu sanksinya," singkatnya.(cw-01/gel)

Kirim Komentar