22 Des 2017 14:23

Yasti: Jangan Berpolitik Praktis

MyPassion
SELAMAT BERTUGAS: Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Mokoagow membagikan Alquran kepada pemuda remaja Masjid Indonesia DPD BKPMRI yang berprestasi, di lobi kantor, Kamis (21/12). Foto: Dewi Muntia//MP

LOLAK—Bupati Yasti Mokoagow berpesan pada pengurus baru Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia Bolaang Mongondow, agar tak berpolitik praktis. “Kalau mau jadi caleg, masuk partai politik. Jangan organisasi ini jadi alat untuk politik," pungkasnya, di lobi kantor bupati Bolmong, Kamis (21/12) kemarin, saat melantik pengurus baru.

Yasti mendukung BKPRMI Bolmong untuk mengkritisi pemerintah. Namun, jika pemerintah benar harus dukung. Tapi kalau salah, beri solusi. “Jangan berkoar-koar di luar,” ujarnya. Tugas BKPRMI ini untuk memakmurkan masjid. Tahun depan Yasti mengatakan, akan ada honor bagi imam masjid dan pegawai syarii.

Juga untuk tokoh agama dari Kristen dan Hindu. “Pendidikan mental spiritual lebih penting dari pendidikan formal. Orang pintar kalau akhlak buruk, sama saja. Ini tugasmya pemuda remaja masjid, imam dan pegawai syarii,” bebernya.

Yasti menyentil generasi milenial atau sering disebut generasi zaman now. Apalagi di barat. “Mereka dituntut mandiri, tapi lupa akan Allah. Pola barat yang tak baik, jangan kita tiru,” katanya. “Lebih baik kegiatan keagamaan dipusatkan di masjid. Agar saat jam salat, langsung salat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, 100 pengurus BKPRMI Bolmong dilantik. Sebagai Ketua Djainal Mooduto, Sekretaris Marief Mokodompit dan Bendahara Jasiati Paputungan. Ketua DPW Sulut Fachrudin Moh yang melantik pengurus.(tr-01/gnr)

Komentar
Kirim Komentar