22 Des 2017 14:49
Amankan Natal, Polda-TNI Perkuat Intelijen

AWAS TERORIS

MyPassion
SIAGA PENUH: Kapolda irjen Pol Bambang Waskito, didampingi pimpinan Kodam, Lantamal VIII, Lanudsri Manado, hingga Kajati Sulut Mangihut Sinaga dan unsur Forkopimda Sulut, memeriksa kekuatan pasukan pengamanan yang akan bergabung dalam Operasi Lilin Samrat 2017, di Mapolda, Kamis (21/12) kemarin pagi. Foto: Dok. Humas Polda Sulut

MANADO—Waspada aksi teroris. Serangan teror jadi salah satu tantangan Polda dan TNI di Sulut untuk diredam. Menyambut Natal dan Tahun Baru, ditegaskan Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito, ribuan personel yang disiagakan tidak boleh lengah. “Beberapa ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang perlu diantisipasi adalah masih adanya potensi serangan teror,” beber Waskito di sela-sela apel gelar pasukan persiapan Operasi Lilin Samrat 2017 di Mapolda, Kamis (21/12), kemarin.

 

Lanjutnya, harus dituntaskan soal masalah kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok. “Serta potensi konflik terkait perayaan Natal seperti aksi sweeping oleh ormas,” tandasnya.

Dipaparkannya pula, Polda Sulut bakal melibatkan 3.432 personel. Di mana, ribuan personel tersebut berasal dari Brimob, Sabhara, Polair, Dalmas, Intelijen, Ditlantas, hingga semua unsur kepolisian di Sulawesi Utara. “Ribuan personel dari Polda ini akan didukung juga dari TNI, Satpol PP, Dishub, SAR, Jasa Raharja, Damkar dan instansi terkait lainnya,” urai jenderal bintang dua ini.

Terkait pelaksanaan gelar pasukan, katanya, itu sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Di mana, apel tersebut dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel pengamanan. “Termasuk kelengkapan sarana dan pra sarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Utara,” bebernya.

Untuk seluruh Indonesia, urainya, Operasi Lilin akan melibatkan sebanyak 170.304 personel, yang terdiri dari 90.057 personil Polri, 20.070 personel TNI, dan 60.177 personel dari instansi terkait beserta komponen masyarakat lainnya. “Gabungan personel ini kiranya bisa menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat sepanjang libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di tempat ibadah, jalan perlintasan arus mudik dan arus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan serta fasilitas transportasi yang akan digunakan seperti terminal bus, pelabuhan dan bandara,” beber mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.

Tak lupa, Irjen Waskito berharap adanya partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masing-masing lingkungan. “Paling tidak, kalau ada hal-hal yang mencurigakan segera disampaikan ke aparat, itu sudah sangat membantu sekali,” tandasnya.

12
Kirim Komentar