21 Des 2017 15:22

Polres Sita 630 Liter Cap Tikus di Langowan

MyPassion
JAGA KAMTIBMAS: Ratusan liter miras jenis cap tikus disita Sat Narkoba Polres Minahasa. Penyitaan ini dilakukan di Desa Teep Kecamatan Langowan Timur, Rabu (20/12) kemarin. Foto: Julius Laatung/MP

TONDANO—Jelang Natal, Polres Minahasa mengamankan ratusan liter minuman keras (miras) jenis cap tikus. Tercatat, ada 630 liter cap tikus disita berdasarkan laporan masyarakat. Cap tikus ini diamankan di Desa Teep, Kecamatan Langowan Timur, Rabu (20/12), kemarin.

“Ada 630 liter miras jenis cap tikus dan 12 botol miras jenis Kasegaran. Ada informasi dari masyarakat, kita kembangkan selanjutnya dan hasilnya kita lakukan operasi,” ucap Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Narkoba AKP Frangky Ruru.

Dijelaskan, kronologis disitanya ratusan liter miras ini diawali saat tim mendapatkan informasi dari warga. “Tim kemudian bergerak ke lokasi sekira pukul 15.30 WITA. Begitu tiba, barang bukti (babuk) berupa ratusan liter miras ini ditemukan belum dikemas masih dalam tong dan jerigen penampung siap dikirim kem,” katanya.

Miras ini, dia melanjutkan, disita dari warung pengecer juga penampung yang tidak memiliki ijin jual. “Miras ini milik  penjual berinisial SW alias Sam, MG alias Man dan LE alias Ano,” beber Ruru. Menurut pengakuan tersangka, tambah Ruru, miras ini hanya akan disuplai ke warung-warung se-kecamatan Langowan. “Hanya diedarkan di beberapa warung eceran,” terangnya.

Dia menambahkan, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru pihaknya bakal mengintensifkan operasi guna menekan tindak kriminalitas di Minahasa. “Bersamaan dengan Operasi Lilin Samrat 2017 yang rencananya dilaksanakan esok, (hari ini, red),” bebernya.  

Sementara, terkait antisipasi peredaran miras saat Natal, Ruru menegaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaan titik produksi miras. “Masing-masing di desa Touliang, Simbel dan Atep. Kebanyakan di Kecamatan Langowan,” pungkas Ruru.

Terpisah, tokoh pemuda Tondano Marchel Wolayan menuturkan, apresiasi patut diberikan bagi kepolisian yang terus menjaga Kamtibmas. Apalagi jelang Natal. “Miras ini menjadi salah satu pemicu gangguan Kamtibmas. Karenanya, upaya Polres Minahasa yang giat melakukan razia wajib diapresiasi,” katanya.

Namun, lanjut Wolayan, aksi Polres ini jangan hanya suam-suam kuku. “Jangan hanya sesaat, harus konsisten dan terus memberikan rasa aman bagi masyarakat Minahasa,” harap Wolayan. (cw-01/fgn)

Kirim Komentar