21 Des 2017 13:55
2017, Laporan Penganiayaan Mendominasi

Polres Sisakan 142 Kasus

MyPassion

MINSEL—1.005 kasus menambah daftar panjang tugas Polres Minsel di tahun 2017. 863 kasus tuntas disidik. Artinya masih ada 142 sisa kasus yang belum diselesaikan. Selain itu dari data, penganiayaan mendominasi laporan yang masuk di Polres Minsel.

 

Kasat Reskrim Iptu M Nandar menyebut, hampir semua berawal dari minuman keras (miras). Sejumlah upaya preventif telah dilakukan tapi tingginya angka penganiayaan belum mampu dibendung. "Sejauh ini kita berupaya melakukan razia miras untuk mengurangi potensi kasus tersebut. Kita tidak bisa menjaga satu per satu masyarakat karena keterbatasan personel," ungkapnya.

Menariknya, sepanjang 2017, tak satu pun kasus korupsi yang diselidiki bahkan disidik. Dijelaskan Nandar, kasus korupsi lebih banyak diserahkan ke Kejari. Hanya, tak menutup kemungkinan pihaknya ikut turun tangan melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Sementara itu, Kapolres AKBP Arya Perdana menyebut, pihaknya mengedepankan sejumlah program inovatif. "Tapi kami tidak akan mampu tanpa kesadaran dan bantuan masyarakat," ujar mantan Komandan Baraccuda itu.

Terpisah, pengamat hukum Toar Palilingan berpendapat, penganiayaan merupakan tindakan kriminal yang paling sulit dikendalikan. Polisi pun, kata dia, tidak bisa dijadikan tumpuan untuk memberikan efek jera. "Semua dikembalikan pada psikis masing-masing individu. Apalagi bila sudah dipengaruhi miras, potensi kekerasan makin besar dilakukan dan sangat sulit dikendalikan," tutup dia (jen/gel)

Kirim Komentar