20 Des 2017 14:45
Tiga Alat Berat Diturunkan

Jalur Tombuluan-Kamangta Masih Lumpuh

MyPassion

MINAHASA—Pasca bencana longsor yang melanda kecamatan Tombulu dan Pineleng Sabtu akhir pekan lalu, beberapa ruas jalan pun lumpuh. Tercatat, ada 9 ruas jalan yang tidak bisa dilalui akibat longsor. Informasi terkini, dari 9 ruas jalan yang tertutup timbunan longsor, tinggal ruas jalan Desa Kamangta menuju Tombuluan yang masih lumpuh. “Jalur Desa Tombuluan-Kamangta masih tertutup. Hingga mala mini (tadi malam, red), belum bisa dilewati,” ungkap Camat Tombulu Soni Saina, Selasa (19/12) tadi malam.

Upaya untuk melakukan pembersihan, dia menuturkan, sedang dilakukan pihak pemerintah kabupaten melalui pemerintah kecamatan. “Kita melakukan gotong royong dari semua elemen, sesuai instruksi Pak Bupati,” katanya. Dirinya menuturkan, ada dua alat berat yang diupayakan untuk membantu membersihkan. “Ada tiga alat berat dari Dinas PU Sulut yang digunakan. Namun belum bisa selesai hari ini, akan dilanjutkan esok (hari ini, red),” pungkas Saina.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Johanis Pesik menuturkan, pihaknya terus memonitor perkembangan kondisi titik-titik longsor pasca bencana. “Kerjasama kita dengan BPBD Provinsi, Dinas PU bersama pemerintah kecamatan terus melakukan pembersihan sisa-sisa longsor,” katanya. Bahkan, dirinya berujar, dari 9 titik, sudah 8 yang tuntas. “Sudah tuntas 8 titik, sisanya jalur Tombuluan-Kamangta sedang dikerjakan,” kunci Pesik.

Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan Alex Dotulong menambahkan, dari keseluruhan pengungsi yang terdampak bencana baik longsor dan banjir, telah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. “Seperti di desa Tikela Kecamatan Tombulu, 55 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kini sudah berada di rumah masing-masing,” kata dia.

Sedangkan untuk bantuan, dia melanjutkan, pihaknya menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat.  “Beras, susu, mie instan dan bantuan lainnya. Sudah kita distribusikan ke Kecamatan Tombulu dan Pineleng,” singkatnya. (cw-01/fgn)

Kirim Komentar