19 Des 2017 14:48

Tiongkok Lakukan Putusan Eksekusi Mati 10 Orang di Depan Publik

MyPassion
TERBUKA: Ribuan orang melihat putusan hukuman mati dijatuhkan kepada 10 orang di Lufeng, Guangdong selatan, Tiongkok. (The Paper via The Guardian)

MANADOPOST- Pengadilan Tiongkok membawa hukuman mati ke ranah publik. Mereka melakukan putusan eksekusi mati terhadap 10 orang di depan ribuan penonton.

Berlangsung di Lufeng, Guangdong selatan, tujuh dari 10 yang dieksekusi dihukum karena kejahatan terkait narkoba. Sementara yang lain dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan dan perampokan.

Empat hari sebelum acara tersebut, warga setempat diundang untuk menghadiri pembacaan hukuman mati itu via pemberitahuan resmi yang beredar di media sosial.

Saat hari H, terdakwa dibawa ke stadion dengan naik truk polisi. Masing-masing orang diapit oleh empat petugas yang memakai kacamata hitam.

Ribuan orang menonton tontonan tersebut, dengan beberapa laporan mengatakan bahwa pelajar pun ikut menyaksikannya. Para penonton berdiri. Beberapa di antaranya membawa ponsel mereka untuk merekam acara tersebut.

Tiongkok mengeksekusi lebih banyak orang setiap tahun daripada negara lain bila digabungkan. Meski angka pastinya tidak dipublikasikan dan dianggap sebagai rahasia negara, tahun lalu negara tersebut melakukan sekitar 2.000 hukuman mati.

Menurut Yayasan Dui Hua, sebuah LSM hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, Tiongkok mempertahankan hukuman mati untuk sejumlah pelanggaran tanpa kekerasan. Seperti perdagangan narkoba dan kejahatan ekonomi.

Namun, eksekusi di depan publik jarang terjadi di Tiongkok. Namun, hukuman publik bukanlah yang pertama bagi di Lufeng. Delapan orang dijatuhi hukuman mati karena kejahatan narkoba dan dieksekusi lima bulan yang lalu dalam persidangan serupa.

Kota itu merupakan tempat penangkapan obat bius besar pada tahun 2014. Saat itu, 3.000 polisi terjun ke Lufeng dan menahan 182 orang. (tia/The guardian/JPC)

Kirim Komentar