19 Des 2017 13:20

Sekretaris Lurah Tinoor Nyaris Korban Longsor

MyPassion
BERBAHAYA: Salah satu titik longsor yang terkena, tepatnya di Kelurahan Tinoor Satu Kecamatan Tomohon Utara Lingkungan Lima, yang membuat macet hampir satu setengah jam lebih. Foto: Riedel Palar/MP

TOMOHON- Hujan deras disertai angin kencang pekan lalu, membuat sejumlah daerah Kota Manado dan sekitarnya terkena longsor dan banjir. Salah satu titik longsor yang terkena, tepatnya di Kelurahan Tinoor Satu Kecamatan Tomohon Utara Lingkungan Lima, yang membuat macet hampir satu setengah jam lebih. 

Kejadian longsor ini sekira Pukul 07:00 Wita, saat hujan lebat disertai guntur. "Pada saat saya akan pulang untuk ganti baju mengingat karena di kantor lurah akan ibadah pohon terang, di saat dalam perjalanan terjadi longsor tepat di depan mata," terang Sekretaris Lurah Tinoor Satu Vember Toreh. 

"Kalau saja sedikit cepat berjalan mungkin saya sudah tertimbun dengan tanah dan menjadi korban longsor, mengingat cuma satu meter jarak longsor tepat saya berdiri, itu pun kaki sebelah kiri sempat terkena pohon yang terikut dengan tanah," ungkap Toreh, saat diwawancarai, kemarin. 

Dirinya pun berinisiatif membersihkan jalan yang terkena longsor, dibantu dengan masyarakat sekitar dan pemerintah setempat, pengguna jalan lainnya serta garda manguni dengan memakai alat seadanya.

Lanjutnya, pada waktu musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), diusulkan membuat talut tiga meter. Tetapi hanya satu meter yang dibuat. “Kiranya dengan kejadian ini, Pemerintah Kota dapat membangun sampai tiga meter sehingga tidak ada lagi bencana longsor yang terjadi di sini,” harapnya.

Warga sekitar Hesti Tambahani menambahkan, saat terjadi longsor ada mobil yang hampir tertimbun tanah saat melintas. Jalur ini menjadi padat, karena akses jalan Tomohon-Manado sudah tertutup akibat longsor. “Jalan alternatif ini pun tertutup akibat longsor sehingga membuat kemacetan panjang sampai satu setengah jam lebih," kunci Tambahani. (ctr-07/vip) 

 

Kirim Komentar