19 Des 2017 11:26
Bantuan Masih Minim, Drainase Mendesak Diperbaiki

KORBAN BANJIR MAKIN STRES

MyPassion

MANADO -  Warga Kota Manado makin stres berat. Belum tuntas permasalahan kemacetan, muncul banjir. Seminggu jelang Natal, sebagian masyarakat Kota Tinutuan ini, masih sibuk membersihkan rumah dari genangan air dan lumpur, hingga kemarin. Tak hanya itu, di tengah kegelapan beraktivitas merapikan perabot-perabot rumah tangga dan barang elektronik. Diantaranya, meja, kursi, tempat tidur, TV.

Bahkan, warga pun makin kesal karena belum mendapatkan bantuan dan perlakuan adil soal bantuan.  Salah seorang warga Lingkungan Satu Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea Lino mengatakan, dengan adanya peristiwa ini, seharusnya membuat pemerintah bisa membuka mata. “Pemerintah harus melihat sebab-sebab terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor ini. Pemerintah juga harus segera menyelesaikan masalah-masalah ini,” sebutnya.

Senada Warga Lingkungan Satu Kelurahan Banjer Hanafi Enoch, yang menyayangkan sikap Pemerintah Kota Manado, bahkan Pemerintah Kelurahan Banjer. “Sejak terjadinya banjir, baik pemerintah kota bahkan pemerintah kelurahan, belum turun melakukan pantauan apalagi memberikan bantuan,” keluh Enoch.

Lanjutnya, sejak terjadinya banjir sampai kemarin, belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. “Kami belum makan dari pagi. Kami sebenarnya berharap ada bantuan dari pemerintah. Tetapi, sampai saat ini, belum ada bantuan apapun yang datang dari pemerintah,” bebernya.

Selain itu, dirinya sering melihat kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado, yang hanya memprioritaskan tempat-tempat tertentu. “Buktinya, sampai saat ini, di Kelurahan Banjer ini, damkar tidak masuk. Padahal, kami sering melihat mobil damkar lewat di sini pasca banjir,” tuturnya.

Senada, Warga Komo Luar Kecamatan Wenang Naila Siden mengatakan, hingga Senin (18/12) kemarin, belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Sampai hari ini (kemarin, red), belum ada bantuan yang masuk,” aku Siden. Dirinya pun meminta agar pemerintah terus menseriusi kejadian tersebut. “Saat ini, kami memang membutuhkan bantuan. Tapi hal besar yang kami inginkan adalah pemerintah harus berbenah dan melakukan upaya pencegahan, agar banjir tidak terus terjadi,” pintanya.

Kepala Badan Penanggulangan Kota Manado Maxmilian Julius Tatahede SSos ketika dikonfirmasi, kaget kalau ada warga belum mendapatkan bantuan. “Sebentar kami langsung akan memberikan bantuan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji dapur umum,” singkat Tatahede. “Di hari pertama banjir, bantuan sudah kami turunkan,” sambungnya.

123
Kirim Komentar