19 Des 2017 13:34

15,6 M Bayar Tunjangan 1.500 Guru, Raco: Bukan Doi Natal

MyPassion
Fietber Raco

MINSEL—Ribuan guru sertifikasi akhirnya bernafas lega. Kemarin, Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) triwulan IV dibayar. Alokasi anggaran hingga Rp 15,6 miliar dikucurkan untuk membayar tunjangan 1.500 guru bersertifikasi.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Fietber Raco mengatakan, pembayaran berhasil dilakukan setelah pergeseran dilakukan terhadap beberapa pos anggaran. "Kami tidak ingin masalah-masalah di tahun sebelumnya kembali terulang. Puji Tuhan tahun ini tidak ada lagi hutang TSG," terangnya.

Dia mengakui, pihaknya sempat mengendurkan pengawasan penggunaan anggaran akibat keterlambatan penyaluran dana sertifikasi. Namun, mulai tahun depan, keterlambatan dijanjikan tidak akan terjadi. Dengan begitu, pengawasan bisa diperketat. Pasalnya, kata dia, mayoritas penerima menggunakan anggaran untuk keperluan konsumtif. Padahal, sesuai petunjuk teknis, 15 persen penggunaan dana ditujukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. "TSG ini bukan doi natal yang bisa seenaknya digunakan tapi harus dialokasikan untuk menunjang kinerja guru. Tahun depan, kalau guru belum memiliki laptop, tunjangan tidak dicairkan," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Rommy Pondaag menyebut, harusnya pemkab lebih memprioritaskan pembayaran yang memiliki dampak produktif. "Kami harap ada penguatan pengawasan terhadap kinerja guru. Minimnya SDM tidak boleh selalu menjadi tameng sehingga kualitas belajar mengajar tidak maksimal," ujar dia.

Terpisah, Oliv Runtuwene, salah satu guru penerima TSG mengaku bersyukur. Dia pun berjanji, TSG bakal digunakan untuk menunjang keperluan mengajarnya. "Kami sebenarnya dapat informasi nanti tahun depan dibayar tapi kalau sudah dibayar tentu sangat bersyukur," tutupnya. (jen/gel)

Kirim Komentar