18 Des 2017 14:42

SWM Himbau Generasi Muda Manfaatkan Medsos

MyPassion
TARIK PERHATIAN: Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip saat menggelar pertemuan dengan para honorer, Sabtu (16/12). Foto: Fikantri/MP

TALAUD—Media sosial (medsos) bukanlah barang baru bagi generasi muda. Hampir semua generasi millennial memanfaatkan medsos sebagai sarana komunikasi.

Namun, tak sedikit pula yang menggunakannya untuk hal-hal negatif. Sudah banyak korban yang dirugikan dampak dari penggunaan medsos yang disalah gunakan.

Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM) berharap generasi millennial cerdas dalam memanfaatkan IT untuk berkomunikasi. Apalagi sekarang sudah ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur pemanfaatan transaksi elektronik maupun pemanfaatan teknologi informasi.

"Jangan menyalahgunakan medsos. Kaum muda jadilah contoh positif dalam pemanfaatan medsos," ujarnya saat melaksanakan pertemuan dengan para honorer di lingkup Sekretariat Kabupaten (Setkab), Sabtu (16/12) lalu.

SWM mengatakan, jika medsos dimanfaatkan secara positif untuk kegiatan-kegiatan yang produktif, kreatif dan inovatif, dirinya yakin hal itu justru sangat membantu meningkatkan kualitas dari generasi muda itu sendiri.

Misalnya, memanfaatkannya untuk ilmu pengetahuan, untuk bertukar informasi yang positif, untuk menyampaikan berita yang positif. Bisa juga untuk menyalurkan hobi yang positif, bisnis yang bisa mendatangkan penghasilan tambahan bagi yang memanfaatkannya.

"Seperti memanfaatkan medsos untuk kelancaran bisnis. Mempromosikan produk dan lainnya. Juga tempat menyalurkan hobi. Bagi yang suka masak, mungkin bisa berbagi resep atau lainnya. Bagi yang punya bakat bernyanyi, mungkin bisa dipublikasikan lewat medsos. Banyak hal positif yang dapat dilakukan," katanya.

Terpisah, sejumlah generasi muda mengaku sangat senang mereka diperhatikan hingga dalam penggunaan medsos. “Memang harus diperingatkan dan disosialisasikan terus, agar semua generasi muda mempergunakan medsos untuk hal yang positif. Jangan sampai terjebak dengan hal yang akan merusak generasi muda itu sendiri,” tutup mereka.(fik/ria)

Kirim Komentar