18 Des 2017 14:47

Lanal Evakuasi Masyarakat Terisolir

MyPassion
BANTU : Anggota Lanal Tahuna mengevakuasi masyarakat yang terisolir menggunakan Perahu Pamo.

SANGIHE—Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna melakukan evakuasi masyarakat terisolir di Kampung Kawaluso Sabtu (16/12). Hal ini dibenarkan Komandan Lanal (Danlanal) Kolonel Laut (P) Setyo Widodo SE MSi saat dikonfirmasi harian ini.

Dia mengatakan, Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Sangihe (PSH) 1-8-31 melaksanakan bantuan dengan membuka isolasi masyarakat Pulau Kawaluso."Karena tidak adanya layanan pelayaran reguler akibat cuaca buruk sehingga kegiatan seperti ini kami lakukan untuk membantu masyarakat," ungkap Widodo.

Lanjutnya, memang Lanal Tahuna sering melakukan kegiatan Pelaksanaan Patroli keamanan laut untuk keamanan perairan. "Dan bertepatan dengan cuaca ekstrem yang terjadi hampir seminggu, sehingga kami membantu keterisolasian masyarakat. Dengan kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe dalam membuka isolasi yang lainnya," tutur Danlanal.

Sementara itu, Pasi Intel Lanal Tahuna mayor laut (P) Agung Dwi Handoko D, yang memimpin kegiatan evakuasi tersebut menjelaskan, kegiatan diawali dengan pelaksanaan patroli keamanan laut dan dilanjutkan dengan melakukan evakuasi masyarakat Kawaluso yang berkepentingan ke Tahuna. Karena tidak adanya sarana transportasi.

"Pukul 14.20 Wita, KAL PSH 1-8-31 tiba di Pelabuhan Kawaluso, namun tidak bisa merapat untuk mengevakuasi masyarakat dikarenakan angin barat bertiup kencang. Sehingga dengan adanya kerja sama dengan anggota Pos Kodim 1301/Satal yang bertugas di Pulau Kawaluso para masyarakat pun diangkut menggunakan Pamo untuk merapat ke KAL PSH," jelas Handoko.

Lanjut Pasi Intel, masyarakat yang berhasil dievakuasi berjumlah 15 orang yang terdiri dari 8 orang laki laki dan 4 orang perempuan serta 3 orang anak anak. "Pukul 17.20 Wita, dengan menggunakan Pamo berhasil mengangkut 10 orang ke Kal PSH, kemudian pamo kembali ke pesisir pantai Kawaluso untuk mengangkut 5 orang warga yang tersisa. Dan pada Pukul 18.30 Wita KAL PSH berangkat menuju ke pelabuhan Petta Kecamatan Tabukan Utara (Tabut)," ceritanya.

Terpisah, salah satu masyarakat Pulau Kawaluso yang berhasil dievakuasi Elisa Mamuno mengungkapkan, rasa terima kasih kepada Lanal Tahuna yang telah membantu dirinya bersama masyarakat yang lain ke Tahuna. "Biasanya kami ke Tahuna menggunakan transportasi laut seperti pumpboat namun cuaca sangat tidak memungkinkan.

Sedangkan jika menunggu kapal perintis dua minggu sekali, itupun jika berlabuh karena cuaca buruk seringkali kapal tidak merapat di Pelabuhan Kawaluso,” ujarnya.  “Sementara anak saya sedang kuliah di Tahuna membutuhkan uang dan juga pemenuhan kebutuhan sudah habis. Jadi saya bersyukur dengan bantuan kapal dari lanal Tahuna," pungkasnya. (tr-08/ria)

Kirim Komentar