17 Des 2017 17:45

5 Ribu Jiwa Mengungsi, Ini Titik Banjir di Manado

MyPassion
PARAH: Hujan deras melanda wilayah Manado dan sekitarnya membuat sejumlah kelurahan kebanjiran, Sabtu (16/12) kemarin. Salah satu warga berusaha melewati jembatan gantung di Banjer, Kecamatan Tikala. Foto: Reza Mangantar/ MP

MANADO—Hujan deras mengguyur Manado selama delapan jam (pukul 13.00-21.00), Sabtu (16/12) kemarin. Ini mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir. Pantauan Manado Post, wilayah yang terendam banjir sekira satu meter yaitu Ternate Baru, Tanjung Batu, dan Komo. Sedangkan di Perkamil, Taas, Tikala Baru, Dendengan luar, Dendengan Dalam, Pakowa, Tingkulu, air sekitar dua meter. Sementara di Tanjung Batu, Sario, dan Bumi Nyiur air menggenangi pemukiman warga sekitar setengah meter.

Warga terlihat kewalahan menyelamatkan barang berharga. Warga juga berusaha menyelamatkan diri dengan mengungsi di sejumlah tempat. Di antaranya dengan mengungsi di masjid dan gereja. Seperti di Dendengan Dalam. Warga juga memadati jembatan Dendengan sambil memantau tinggi air sungai yang mulai mencapai jalan.

Sedangkan di Kelurahan Banjer, sekira pukul 21.00, air sudah mencapai dada orang dewasa. Beberapa warga terlihat mulai mengosongkan rumahnya. Namun ada yang masih tetap bertahan menjaga barang. Oly Tuela, salah satu warga Kelurahan Banjer mengungkapkan, air mulai naik pukul 19.00. Dengan cepat terus meningkat sampai dada orang dewasa. “Saya di sini menjaga barang. Tapi jika di Tondano hujan terus turun, maka tentu saya akan menyelamatkan diri,” katanya.

Di perempatan Banjer, air meluas hingga lorong Pemadam, Lengkoan, dan Kasturi. Beberapa supermarket di daerah tersebut juga tergenang air. Di Kelurahan Pinaesaan, warga di bantaran sungai mulai mengeluhkan pemerintah yang tak kunjung menyelesaikan permasalahan pembebebasan lahan. “Bagaimana kinerja pemerintah yang tak kunjung menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan kepada kami. Jika dari dulu kami sudah dipindahkan ke tempat layak, mungkin saat ini kami tidak dirugikan dengan bencan seperti ini,” keluh John Kailas warga setempat.

Imbas dari kejadian tersebut, kemacetan parah terjadi. Malam kemarin, hampir semua jalan di Manado lumpuh total. Seperti di Jalan Samrat, Boulevard, Bethesda, Sario, Sario, Rike, Teling, Paal Dua, Winangun, dan Ring Road.

Menindak lanjuti kejadian tersebut, Asisten I Pemprov Sulut Jhon Palandung, Asisten III Roy Roring, Kepala BPBD Noldy Liow beserta beberapa kepala perangkat daerah yang lain bersama TNI melakukan rapat koordinasi penanganan bencana. Dalam rapat tersebut, pemprov akan memberikan 500 makanan siap saji dan beberapa bantuan langsung disalurkan.

123
Kirim Komentar