16 Des 2017 09:32

Ada Beasiswa S2-S3 Gratis di Universitas Pertahanan

MyPassion

MANADO—Kabar gembira bagi PNS, TNI, Polri hingga masyarakat umum di Sulawesi Utara. Yang ingin melanjutkan studi strata 2 (S2) dan strata 3 (S3), ada program beasiswa yang sayang jika dilewatkan. Di Bogor ada Universitas Pertahanan (Unhan) yang siap menampung putra-putri Sulut, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara menyatakan dukungan untuk guru bahkan ASN yang ingin melanjutkan S2 dan S3 di Universitas Pertahanan di Bogor. “Karena, selain gratis. Program beasiswa ini hanya satu tahun,” sebutnya saat diwawancarai Jumat (15/12) kemarin di ruang kerjanya.

Kawatu menambahkan, dinasnya akan memprioritaskan beberapa guru untuk mengikuti program ini. “Tetapi, jika ada ASN lain yang ingin mengikuti program ini, kami sangat mendukung. Asalkan, ada izin dari atasan dan Badan Kepegawaian Daerah,” tambahnya.

Kawatu pun mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Universitas Pertahanan. “Program beasiswa ini rencananya akan kami umumkan setelah Natal. Pendaftarannya online sampai Maret 2018 mendatang,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulut Steven Liow SSos MM mengungkapkan, warga yang telah menyelesaikan studi S1 atau S2, agar bisa menangkap peluang ini. “Apalagi untuk melanjutkan studi ini tanpa biaya alias gratis. Sangat disayangkan jika warga Sulut baik TNI, Polri, ASN, warga sipil umum fresh/non fresh graduate untuk tidak mempergunakan kesempatan ini,” kata Liow. Lanjutnya, Universitas Pertahanan Indonesia di Bogor ini menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Pertahanan terdepan. “Yang berstandar kelas dunia dengan tetap melestarikan nilai-nilai kebangsaan,” tukasnya.

Diketahui, selain pendaftaran gratis, disediakan juga fasilitas bagi calon mahasiswa. Yakni mess, makan, buku perpustakaan, pakaian hingga jas hujan, sepatu untuk semua jenis pakaian, ada kegiatan rutin seminar. Kemudian ada Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dengan uang saku Rp 5 juta dan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) dengan uang saku Rp 10 juta. Bahkan, ada uang saku per bulan dari Unhan yaitu Rp 1 juta. Sementara biaya penyusunan tesis dari Unhan Rp 5 juta.

Di sisi lain, menurut Pakar Pendidikan Dr Ferry Mandang MPd, pemerintah harus mendukung jika ada guru atau ASN yang ingin mengikuti program S2/S3 gratis ini. “Karena, ini bisa menunjang mereka dalam menjalankan tugas,” ujarnya. “Ini juga merupakan hak mereka. Intinya, ada persetujuan dari atasannya,” tambah Mandang.

Lanjutnya, banyak guru-guru bahkan mahasiswa S2 yang mempertanyakan adanya fasilitas beasiswa seperti ini. Karena, beasiswa sekarang sudah tidak banyak jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Waktu sebelumnya, banyak beasiswa yang disediakan pemerintah pusat yang diprioritaskan untuk mereka yang sudah PNS," tutur Kaprodi Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Unima ini.

Dengan adanya beasiswa seperti ini, katanya ASN bisa termotivasi. “Karena bisa membantu mereka untuk lebih profesional melaksanakan tugas,” kunci Mandang.(ctr-08/gnr)

Kirim Komentar