15 Des 2017 13:40

Awas!! 39 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

MyPassion

MANADO—Warga Kota Manado hati-hati menggunakan produk kosmetik. Jangan diiming-iming harga murah lalu jadi korban produk. Badan Pengawasan Obat dan Makanan  (BPOM) Sulut menemukan 39 produk kosmetik mengandung bahan berbahaya beredar luas di masyarakat.

 

Hal ini dibenarkan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Pusat Suratmono. Menurutnya, sepanjang 2016 BPOM menemukan kosmetik yang mengandung bahan kimia di Manado. “Paling banyak produk ilegal tersebut berasal dari negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Salah satunya Filipina,” ujarnya. 

Senada diungkapkan Kepala BPOM Sulut Dra Rustyawati Apt Mkes Epid. Dia mengatakan, di Sulut masih banyak ditemui produk kosmetik ilegal dan mengandung bahan kimia berbahaya. “Banyak yang sudah kami tarik izin penjualannya. Kami sudah langsung tindak lanjuti bahkan sampai karena hukum,” akunya.

Dia mengimbau masyarakat lebih bijaksana membeli produk yang beredar di pasaran. “Harus teliti dan hati-hati. Jangan terpancing dengan harga murah,” pintanya. Dia memastikan, jelang Natal dan Tahun Baru pihaknya terus melakukan sidak dan inspeksi mendadak untuk memastikan keamanan konsumen. ”Hasil sidak tahun 2017 nanti kami ekspos awal tahun 2018,” tambahnya.

Terpisah, dokter kecantikan dr Natalia Montolalu mengatakan,  menggunakan bahan kosmetik yang mengandung merkuri  bisa menimbulkan kerusakan pada kulit wajah. Apalagi jika digunakan dalam jangka panjang. “Akan membuat rusaknya jaringan kulit dari epidermis hingga dermis menjadi rusak,” jelasnya.

Dia membeberkan ciri-ciri kosmetik yang mengandung bahan merkuri  dapat mengakibatkan wajah menjadi kemerahan, perih seperti terbakar, dan akan timbul flek hitam di seluruh area wajah. “Bahkan yang lebih parah adalah bisa mengakibatkan kanker kulit pada wajah. Jadi hindari kosmetik yang mengandung merkuri karena sangat berbahaya bagi kulit wajah,” warningnya.(ite/gel)

Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya:

12
Kirim Komentar