14 Des 2017 14:46

Perahu Terbalik, Dua Nelayan Nyaris Tenggelam

MyPassion

TALAUD—Perahu yang ditumpangi dua nelayan asal Desa Sereh Talolan Kecamatan Lirung Kepulauan Talaud, dihantam gelombang tinggi hingga terbalik. Saat mencari ikan, di Perairan Pulau Kabaruan, Selasa (12/12) lalu.

 

Informasi yang dirangkum Manado Post, untungnya Demer Bawedo (58) dan putranya Parni Bawedo (25) berhasil diselamatkan petugas sebelum jauh terbawa arus laut. Selama 6 jam terombang-ambing di lautan lepas.

Dan mereka bertahan dengan cara mengikat badan ke perahu. Hingga keduanya bisa diselamatkan personel Polsek Kabaruan bersama warga Desa Pangeran dan Desa Panulan.

Mengetahui ada perkampungan, keduanya berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut bergegas memberitahukannya kepada dua kepala desa tersebut, yang diteruskan dengan melapor ke Polsek Kabaruan. Hingga Polisi bersama warga mendapati keduanya terapung di laut dari jarak sekitar 10 meter. Beruntung berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Dikatakan Demer, mereka berangkat mencari ikan sekira pukul 05.00 Wita. Saat perjalanan pulang ke Sereh, gelombang tinggi air laut menerjang perahu hingga terbalik. “Kami bersama perahu terbawa arus hingga ke perairan antara Desa Pangeran dan Panulan, sampai pukul 23.30 wita,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kabaruan Iptu J Panambunan menerangkan, kedua korban langsung diperiksa di Pos Kesehatan Desa Pangeran. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak Polsek Lirung agar memberitahukan kepada keluarga mereka,” ujarnya.

Selain itu, Kapolsek juga mengimbau warga agar memperhatikan kondisi cuaca saat melaut. “Kondisi cuaca di wilayah Kabaruan saat ini kurang bagus, ombak tinggi. Disarankan jangan melaut dulu. Utamakan faktor keselamatan,” pungkasnya.(fik/ria)

Komentar
Kirim Komentar