13 Des 2017 13:46
Borotoding: 161 ribu Warga Tak Mampu Bayar Iuran

Baru 69 Persen Warga Manado Tercover BPJS

MyPassion

MANADO—Dari 535.544 penduduk Kota Manado, 161 ribu di antaranya tak dilindungi jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Kepala BPJS Kota Manado Dr Greisthy Borotoding mengatakan, 374.078 warga Manado yang di-cover BPJS atau 69,85 persen. “Terdiri dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), APBD Kota Manado, ASN, pejabat negara, BUMN, dan BUMD, peserta mandiri, pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN), dan pekerja bukan penerima upah (PBPU),” ujarnya.

 

Sedangkan yang belum memiliki jaminan kesehatan kata Borotoding, ada 161.466 atau 30.15 persen dari jumlah penduduk. ”Dari pengecekan 161 ribu warga yang belum memiliki BPJS karena tidak mampu membayar iuran. Ada juga sebagian peserta mandiri yang belum mengikuti BPJS,” ujarnya.

Menurutnya, BPJS sangat penting untuk menjamin kesehatan masyarakat ketika sakit. ”Ketika masyarakat sakit tidak kesulitan membayar tagihan rumah sakit karena semua dibayar BPJS. Tetapi dengan catatan warga harus rutin membayar iuran setiap bulan. Untuk kelas tiga hanya 25.500 per bulan,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Robby Mottoh mengatakan, 2018 pihaknya menganggarkan Rp 4,8 miliar dalam APBD Kota Manado untuk membayar jaminan kesehatan 23.595 warga. ”Belum tercovernya semua warga, karena Pemerintah Kota Manado menyesuaikan dengan anggaran. Tetapi kami berkomitmen menambah biaya BPJS setiap tahun, supaya semua warga tidak mampu mendapatkan jaminan kesehatan,” ujarnya.

Mottoh juga mengajak masyarakat mampu mengikuti BPJS. Sebab program yang digagas pemerintah pusat sangat penting untuk membantu pengobatan ketika masuk rumah sakit. ”Dengan membayar iuran 25.500 ribu tiap bulan warga gratis berobat di rumah sakit,” ajaknya. (ite/gel)

Kirim Komentar