12 Des 2017 12:54
Bupati Janji Fasilitasi Pertemuan

Ratusan Warga Demo Perusahaan Kelapa Sawit

MyPassion
SALURKAN ASPIRASI: Ratusan petani yang menggelar demo di depan Kantor Bupati Bolmong. Petani yang diterima oleh Sekkab Tahlis Gallang ini mengeluhkan terkait perusahaan kelawa sawit yang beroperasi di Lolak. Foto: Dewi Muntia/MP

BOLMONG—Ratusan petani melakukan protes terkait lahan perkebunan Ex Hak Guna Usaha (HGU) PT Mongondow Indah di desa Lolak. Sekira 200 petani menegaskan menolak penanaman kelapa sawit oleh pihak PT Anungra Sulawesi Indah di lahan tersebut.

“Kami terima perusahaannya. Kalau penanaman kelapa sawit, kami tolak. Kalau kelapa dalam bisa kami terima. Tak perlu perusahan yang tanam, kami sendiri yang tanam,” pungkas Ketua Kelompok Tani Lolak Rahmat Lundeto, di depan Kantor bupati Bolmong, kemarin (11/12).

Mereka meminta Bupati untuk melarang penanaman kelapa sawit. “Tujuannya minta lahan HGU. Agar kami yang kelola. Yang demo saat ini ada empat desa. Di antaranya Padang, Lolak Atas, Lolak Dua, dan Tombolango,” tambah Koordinator Aksi Massa Rahmat Ali Algaus.

Sementara, Sekkab Bolmong Tahlis Galang mengatakan, aspirasi dari warga. “Ini yang harus kita pahami sama-sama. Kalau memang itu kewenangan Pemkab untuk mencabut atau mengeluarkan izin, mungkin dalam satu atau dua minggu ke depan akan ada keputusan itu,” ucap Gallang.

Namun, lanjut mantan Sekkot Kotamobagu ini, harus dipahami juga, kalau itu bukan kewenangan pemerintah maka, Pemkab tidak bisa mengeluarkan surat keputusan. “Nanti kita akan disalahkan. Kita belajar dari kasus kons kemarin. Nyata-nyata itu tidak ada surat izin. Pemerintah sudah berusaha turun, bupatinya disalahkan,” pungkas Gallang

Sementara, Bupati Bolmong Yasti Mokoagouw menegaskan, akan memangil pihak perusahaan PT Anungra Sulawesi Indah untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat di 4 desa tersebut. “Senin depan kita akan memfasilitasi pertemuan pihak perusahaan dan perwakilan lima orang dari tiap desa tersebut,” singkat Yasti. (tr-01/fgn)

Kirim Komentar