12 Des 2017 12:43

2018, PKH Tembus 11 Ribu

MyPassion

MINSEL—Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Minsel belum maksimal. Berbagai keluhan datang dari masyarakat. Pasalnya, sebagian penerima dianggap tidak layak menikmati bantuan pemerintah pusat itu.

 

Di sisi lain, kuota penerima yang dinilai terlalu sedikit untuk Minsel turut menjadi keluhan. "Ada keluarga yang pantas tapi tidak menerima. Menariknya, yang tidak pantas justru banyak yang jadi penerima," keluh Marni Piri, warga Popontolen.

Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Harcho Poli tak membantah. Dia mengaku banyak keluhan diterima. Namun, dia menyebut, pihaknya melakukan validasi data dari pusat. Sehingga tidak bisa mengusulkan penerima baru. "Kalau ada penambahan akibat belum mencapai kuota tetap datanya dari pusat kami tidak bisa menyisip atau melakukan pergantian," jelasnya.

Namun, dia membeber tahun depan daftar penerima bakal bertambah. Hal itu sesuai petunjuk pemerintah pusat yang melakukan perluasan data keluarga sejahtera. Dari yang sebelumnya lima persen dari basis data terpadu. Sekarang kuota jadi 11 ribu. Kini pihaknya sedang melakukan validasi terhadap 11.076 calon penerima berdasarkan data dari pusat. "Kalau tahun ini hanya 6.302. Kita harap ini bisa mencakup semua yang membutuhkan," terangnya.

Dijelaskan, pihaknya telah melakukan penyaluran PKH tahun ini dengan alokasi anggaran hingga Rp 12,1 miliar. Kata dia, penyaluran di tiga tahap awal dilakukan sekaligus akibat adanya perubahan sistem penyaluran dari Kantor Pos ke Bank Mandiri. "Tahap satu, dua dan tiga cair langsung Agustus sedangkan yang keempat bulan November. Dengan pembagian yang full komponen 2 juta dan yang normal 1,8 juta," tutur dia.

Sekkab Danny Rindengan mengatakan, banyaknya masyarakat dalam hal penyaluran bantuan terjadi di hampir semua daerah. Hanya saja, komitmen pemerintah menjadi penentu. "Kita telah meminta dinas terkait melakukan langkah agar tidak ada lagi salah sasaran. Masyarakat yang membutuhkan lah yang harus menerima," pungkasnya. (jen/gel)

Kirim Komentar