07 Des 2017 13:30

Jaminan Asuransi Nelayan Tembus 200 Juta

MyPassion

TALAUD—Profesi nelayan saat ini sangat beruntung. Selain dapat meraup pendapatan, hidup nelayan dijamin pemerintah. Negara menjamin kehidupan nelayan dengan memberikan asuransi nelayan. Makanya, setiap nelayan harus bangga dengan profesinya.

 

"Warga jangan malu jadi nelayan. Harus ‘pede’ status pekerjaan di KTP ditulis nelayan. Negara menjamin kehidupan nelayan dengan memberikan asuransi nelayan. Salah satu syarat mendapatkan asuransi yakni harus menjadi nelayan dan status itu tertulis di KTP,” ujar Dirjen PRL Kementerian Kelautan Perikanan RI Brahmantya Satyamurti Poerwadi, saat berkunjung di Talaud, belum lama ini.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Leida Dachlan mengatakan, Kepulauan Talaud sudah dibagi 3000 asuransi nelayan. "Pembagian dilakukan secara simbolis untuk perwakilan setiap desa. Khusus Kecamatan Damau ada 94 nelayan yang menerima asuransi dan Kecamatan Kabaruan 174 nelayan. Syarat untuk mendapatkan asuransi nelayan ini, yakni status pekerjaan dalam KTP harus nelayan. Atau bisa membawa KTP disertakan Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan dari kepala desa bahwa yang bersangkutan berprofesi nelayan," jelas Dachlan.

Diketahui, jumlah nelayan di Talaud yang terdata oleh Dinas Perikanan Talaud sekira 7000 orang. Adapun santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan yakni bagi yang meninggal dua mendapat Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta dan biaya pengobatan Rp 20 juta.(fik/ria)

Komentar
Kirim Komentar