07 Des 2017 13:35

Diarahkan di Dalam Ruangan, Polres Tak Keluarkan Izin Konvoi Sinterklas

MyPassion

MINAHASA—Hingga saat ini Polres Minahasa belum mengeluarkan izin kegiatan Santa Claus atau Sinterklas. Khususnya kegiatan dalam bentuk arak-arakan atau konvoi. Hal ini ditegaskan Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Lantas AKP Rudi Repi. 

“Kita masih melakukan koordinasi dengan Polda Sulut terkait perizinan konvoi Sinterklas. Jadi, karena belum ada petunjuk dari Polda, sampai saat ini kita belum bisa mengeluarkan izin,” kata Repi menepis isu Satlantas Polres Minahasa sudah memberikan izin konvoi Sinterklas seperti yang beredar di masyarakat.

Mantan PJR Polda Sulut ini menambahkan, dikarenakan belum ada petunjuk dari Polda maka kegiatan Sinterklas yang berbentuk konvoi atau arak-arakan di jalan tidak diperbolehkan. “Jika kita menemui adanya iring-iringan Sinterklas, tak tertutup kemungkinan kita bakal mengambil tindakan tegas,” kata Repi.

Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait belum bisa diterbitkannya izin kegiatan Sinterklas dalam bentuk arak-arakan. “Sudah kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, sampai saat ini operasional Sinterklas dalam bentuk konvoi belum bisa dilakukan. Kalau bersikeras, yah siap-siap kita tindak,” tegasnya.

Dirinya pun memberi saran, jika memang tetap dilakukan agar menghindari kegiatan arak-arakan. “Saya mengimbau bagi panitia untuk memaksimalkan gedung atau tempat umum tanpa perlu memobilisasi kendaraan,” katanya. “Terlebih ugal-ugalan di jalan raya yang berpotensi menimbulkan korban kecelakaan atau perselisihan antar pengguna jalan,” sebut Repi. Lagipula, lanjutnya, tak ada ruginya bila dilakukan di dalam gedung atau terpusat di satu titik. “Toh tak mengurangi esensi kegiatan. Tak ada yang dirugikan karena antrian kendaraan,” tandasnya.

Terpisah, tokoh pemuda Tondano Marchel Wolayan mengapresiasi tindakan tegas dari Polres. Dirinya pun mengimbau agar panitia Sinterklas agar menunggu izin dari pihak kepolisian. “Harus berizin. Jangan sampai melakukan kegiatan tanpa mengantongi izin,” katanya.

Pria yang aktif di organisasi kemasyarakatan ini berharap, para panitia Sinterklas baik dari gereja, komunitas ataupun organisasi agar menaati aturan. “Intinya taat aturan. Jangan merugikan orang lain,” pungkas Wolayan. (cw-01/fgn)

Kirim Komentar