07 Des 2017 13:33

2018 Anggaran Pendidikan Sangihe Tembus 30 M

MyPassion

SANGIHE—2018, anggaran pendidikan Kepulauan Sangihe naik hingga 24 persen dibanding tahun 2017 (lihat grafis, red). Kepala Dinas Pendidikan melalui Kabid Perencanaan Sarana dan Prasarana Kepulauan Sangihe Jupiter Budikase SPd MPd mengatakan, tahun 2018, anggarannya sekira Rp 30an miliar diluar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

 

Selain itu, ada beberapa anggaran yang naik seperti Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk guru dimana tahun 2017 anggarannya Rp 3,7 miliar, 2018 jadi Rp 4,4 miliar.

"Tahun ini penerima hanya 93 guru, tahun depan ketambahan 4 guru. Memang saat ini belum terjawab semua tunjangan guru di daerah khusus namun bersyukurlah bisa naik," jelas Budikase.

Lanjutnya, ada juga pembangunan rumah dinas guru di Lokasi Prioritas Marore (Lokpri) dan di Kawasan Pusat Kegiatan Strategi Nasional (PKSN).

"Anggaran yang menurun yaitu operasional untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sudah 3 tahun alokasi dananya yakni 2016 Rp 2,8 Miliar, 2017 Rp 2,4 miliar dan 2018 turun jadi Rp 2,15 miliar. Ini bukan karena anggaran terbatas tapi karena jumlah siswa yang menurun. Karena berdasarkan juknis batas usia yang dibiayai 4 sampai 6 tahun. Dan 1 siswa mendapat Rp 600 ribu pertahun," jelasnya.

Ditambahnya, Dinas Pendidikan sangat bersyukur karena DAK di tahun 2018 meningkat. Hal ini dikarenakan taat dalam pelaporan sistem online ke pusat sehingga Sangihe dua tahun berturut-turut mendapat peringkat pertama karena cepat dalam pelaporan padahal jaringan tidak terlalu memungkinkan. "Sehingga setiap pelaporan kami mendapat poin 20 persen," tukas Budikase.

Terpisah, Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME mengungkapkan, bidang pendidikan adalah program prioritas pemkab. “Jadi sangat memungkinkan alokasi dananya naik. Agar pendidikan di Kepulauan Sangihe semakin meningkat,” kuncinya.(tr-08/ria)

Komentar
Kirim Komentar