06 Des 2017 15:31

Permudah Penanaman Investasi, Proses Pengurusan SITU Dihapus

MyPassion
Ilustrasi

MINAHASA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa lebih mempermudah penanaman investasi di Tanah Toar Lumimuut ini. Pasalnya, Pemkab sudah menghapuskan proses pengurusan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) atau biasa disebut Izin Gangguan. “Sekarang untuk pembukaan usaha, proses perizinan tak lagi membutuhkan SITU atau Izin Gangguan. Otomatis, iklim usaha dan investasi di Minahasa pasti bakal bergairah,” ungkap Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Elvis Mingkid.

Dikatakannya, pihaknya mengikuti kebijakan nasional yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Meski begitu, kelonggaran ini tidak serta merta melanggengkan terbukanya usaha. “Jadi tetap ada analisanya, apakah usaha yang akan dibuka itu tidak menggangu kenyamanan masyarakat sekitar, tidak sembarang juga dong,” pungkas Mingkid.

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan Perizinan dan non-perizinan Reonald Masengi mengatakan dari periode Januari-September pihaknya telah mengeluarkan surat izin sebanyak 1.937. “Dari jenisnya, yang paling banyak kita keluarkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan, biasanya pertahun kita bisa tembus 2.200 surat izin yang kita keluarkan,” imbuhnya.

Dia pun berharap,  masyarakat bahkan pengusaha untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku seperti halnya pengurusan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dengan begitu, usaha dan bangunan tersebut sah dimata pemerintah dan hukum. “Keuntungan memiliki izin yaitu kita dilindungi oleh hukum negara. Jika yang memiliki usaha, maka usahanya akan tercatat legal. Masyarakat tidak akan ragu saat melakukan transaksi. Apalagi proses pengurusan nya cepat dan tidak dipungut biaya,” tutup Masengi. (cw-01/fgn)

Komentar
Kirim Komentar