06 Des 2017 14:52

Akhir 2017, Kriminalitas Diharapkan Berakhir

MyPassion

MINUT—Tinggal menghitung hari, 2017 akan berakhir. Menariknya, angka kriminalitas mulai menurun di wilayah hukum Polres Minahasa Utara (Minut). Dari data Satuan Reskrim Polres Minut, November terjadi penurunan angka kriminalitas (lihat grafis, red).

 

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP Ronny Maridjan mengatakan, pelaku kriminalitas saat ini mulai kurang. Karena kepolisian semakin meningkatkan pencegahan kejahatan. “Beberapa program yang dibuat Kapolres dan Wakapolres cukup signifikan menekan angka kriminalitas,” katanya.

Dibeberkan mantan Kapolsek Airmadidi ini, program yang diterapkan Polres Minut yakni, Patroli Kampung Paling Rawan (Pakapara) dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD), yang dicanangkan kapolres ini terbukti mengurangi tindak kejahatan.

Karena sebelum turun lapangan, kami melakukan evaluasi terlebih dulu. Untuk menentukan tindak kejahatan apa yang sering terjadi dikampung tersebut. Lebih lanjut Ia menyampaikan, kasus penganiayaan yang dilatarbelakangi minuman keras (Miras) masih menjadi kasus terbanyak yang ditangani Polres Minut. Diketahui ada 76 kasus penganiayaan telah diselesaikan tahun ini.

“Hampir semua kasus penganiayaan terjadi akibat seseorang sudah mengkonsumsi miras. Untuk itu, menjelang natal, kami terus meningkatkan patroli, agar tidak ada lagi yang mengkonsumsi miras,” sampai Maridjan.

Sembari menambahkan, tidak ada yang menyambut natal dengan miras. Walaupun hari natal, jika kedapatan ada Miras, akan ditindaki. Puncak natal (25/12) kami tetap akan melakukan patroli. “Untuk itu, semua elemen dapat membantu agar perayaan natal berjalan dengan aman dan tentram,” tukasnya.

Terpisah, Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH mengungkapkan, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, pihaknya tidak pandang bulu. “Semua sama dimata hukum. Jika melakukan kesalahan pasti akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ditambahkan Pattiwael, hal ini dilakukan agar pelaku kejahatan ada efek jerah dan angka kriminalitas di Minut semakin menurun. Apalagi saat ini Polres Minut telah memberikan pelayanan yang cepat lewat aplikasi Siremita. “Jika ada masalah, baik kriminalitas dan lakalantas, bisa langsung laporkan lewat aplikasi. Dan akan segera ditindak lanjuti karena operator dan tim selalu siap 24 jam,” tukasnya.

Sementara itu, Hukum Tua (Kumtua) Desa Kaima Meydi Kumaseh mengungkapkan, pihaknya sangat terbantu dengan aplikasi Siremita. “Dengan adanya aplikasi ini, semua bisa diakses dan secepatnya ditindaklanjuti. Saya salut kinerja pak Kapolres dengan terobosan inovasinya yang mantap, bahkan terbukti bisa menekan angka kriminalitas bahkan laka lantas,” kunci Kumaseh.(ctr-05/ria)

Kirim Komentar