04 Des 2017 13:35

APBD 1,1 T Belum Tuntas, Legislator Lobi ke Pemprov

MyPassion
Ilustrasi

MINSEL—Meski telah disahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018, masih berpolemik. Sejumlah anggota dewan bahkan masih ngebet memaksakan pengalokasian dana reses masing-masing. Proses evaluasi APBD di Pemprov Sulut pun jadi pintu masuk.

 

Legislator Billy Regar mengatakan, semua kemungkinan terbuka. Kalaupun ada anggota yang mencoba melobi hingga ke Pemprov tak lain karena upayanya memperjuangkan kehendak konstituen. "Karena tanpa dana reses kami kesulitan mengaplikasikan apa yang dimintakan kepada kami," tutur dia.

Wakil Bupati Franky Wongkar mempersilahkan para legislator melakukan lobi hingga ke Pemprov. Dia mengaku konsolidasi antara eksekutif dan legislatif masih dilakukan.

"Ibu Bupati telah meminta TAPD mengawal evaluasi RAPBD sampai ke Pemprov. Agar bila ada perbaikan dapat langsung disiasati dengan cermat," tuturnya. Bahkan tak menutup kemungkinan permintaan sejumlah legislator diakomodir saat evaluasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Denny Kaawoan mengatakan, sulit memenuhi keinginan semua legislator. Kata dia, ada begitu banyak program prioritas yang tak bisa dikorbankan. Sementara anggaran yang tersedia sangat terbatas.

Bahkan dia mengakui, akibat alotnya pembahasan, perubahan masih dilakukan meski Banggar dan TAPD telah selesai melakukan finalisasi. "Jadi ada pertemuan lagi setelah itu. Terpaksa kita harus mengakomodir keinginan beberapa anggota, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Meskipun dari mana anggarannya kita pusing merumuskan," beber dia.

Meski menolak membeber rincian APBD, Kaawoan menyebut, total anggaran mencapai Rp 1,1 triliun dari kesepakatan Banggar dan TAPD sebelumnya di kisaran Rp 900an miliar.

Sebelumnya, usai paripurna digelar, Ketua DPRD Jenny Tumbuan dengan gamblang menyampaikan penyesalannya. Dia menyebut, para legislator Minsel harus lebih banyak merunduk malu kepada para konstituen masing-masing. Pasalnya, keluhan rakyat tak mampu dipenuhi akibat dana reses yang tak terakomodir sepenuhnya. (jen/gel)

Kirim Komentar