02 Des 2017 10:08

APBD Sangihe 2018 Sah Tanpa DAK

MyPassion
Jabes Gaghana

SANGIHE— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sangihe, mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Sangihe tahun 2018. Sebesar Rp 582,452,030,827,00 Kamis (30/11), diruang rapat Paripurna DPRD Sangihe. Tanpa Dana Alokasi Khusus (DAK).

Rapat yang dipimpin langsung ketua DPRD Sangihe, Benhur Takasihaeng SE dihadari Bupati Jabes Ezar Gaghana SE ME, Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Edwin Roring SE ME serta sejumlah anggota DPRD dan pimpinan-pimpinan SKPD.
Dimana dengan rincian Pendapatan Asli Daerah Rp 43,257,951,883,00 dana perimbangan sebeaar Rp 528,118,759,000,00 lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp 11,075,319,944,00.

Sedangkan Belanja sebesar Rp 598,002,030,827,00 belanja tidak langsung Rp 407,661,305,842,00 belanja langsung Rp 190,340,724,985,00 atau mengalami surplus (defisit) sebesar Rp 15,550,000,000,00. Pembiayaan daerah meliputi penerimaan pembiayaan daerah Rp 16,550,000,000,00 pengeluaran pembiayaan daerah Rp 1,000,000,000,00 pembiayaan netto Rp 15,550,000,000,00 dan sisa lebih pembiayaan anggaran.

Bupati Gaghana mengatakan, arah pembangunan tahun 2018 masih mengikuti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Target yang ingin dicapai dalam program ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Dia juga berharap, agar program pembangunan yang dijalankan setiap instansi, bisa dijauhkan dari kepentingan individu, harus mengutamakan kebutuhan masyarakat luas.

"Ini pola yang harus dijalankan, karena pola ini harus lebih efektif. Dimana pembahasan APBD dibahas perkomisi berdasarkan partner kerja di OPD. Sehingga program dari OPD dapat dipahami oleh anggota dewan. Karena teman-teman OPD dapat menjelaskan secara rinci, agar sinkronisasi program itu bukan hanya diketahui oleh eksekutif harus diketahui oleh legislatif. Sehingga penjabaran berjalan baik," tutupnya.(tr-08/ria)

Kirim Komentar