28 Nov 2017 09:46

12.675 Nelayan Belum Ter-Cover

MyPassion
Ilustrasi

MINUT—Sebanyak 12.675 warga Minahasa Utara (Minut) yang berprofesi sebagai nelayan, ternyata belum ter-cover di Dinas Kelautan. Pasalnya hingga saat ini, baru 1.125 warga yang memiliki Kartu Nelayan dari 13.800 nelayan yang dikeluarkan Dinas Kelautan.

 

"Memang belum semua nelayan yang memiliki Kartu Nelayan," kata Kepala Dinas Kelautan Ir Sadrakh Tairas MSi, Senin (27/11) kemarin.

Lanjutnya, bagi nelayan yang belum memiliki Kartu Nelayan agar dapat mendaftarkan diri di Dinas Kelautan. “Karena Kartu Nelayan sangat penting. Apalagi saat akan turun bantuan, yang pasti yang dapat bantuan, sudah terdaftar dan memiliki Kartu Nelayan,” tukasnya.

Selain itu, Tairas membeberkan Likupang akan segera dibangun dermaga. “Tinggal menunggu dari pusat. Bekerja sama dengan forum nelayan provinsi dan kabupaten. Saya berharap mudah-mudahan terealisasi. Dan ini sementara diperjuangkan,” katanya.

Lanjutnya, jika ada dermaga di Likupang, maka tidak perlu bongkar muat ikan di Munte. “Karena selama ini nelayan melakukan bongkar muat di Pelabuhan Munte. Jadi kalau di Likupang sudah ada dermaga, tidak lagi ke Munte," bebernya sembari mengimbau, saat ini nelayan harus waspada. “Karena cuaca buruk. Jadi kalau kondisi tidak memungkinkan, jangan melaut,” tukasnya.

Terpisah Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Minut Meydi Kumaseh mengungkapkan, saat ini pihaknya sementara merangkul semua nelayan di Minut. “Dan berharap kedepan, semua nelayan akan segera memiliki Kartu Nelayan. Karena ini sangat penting,” harapnya.

Sembari menambahkan, sebaiknya juga Dinas Kelautan turun lapangan langsung mendata lagi nelayan untuk diberikan Kartu Nelayan. “Demi mendukung Nawacita Presiden yang membangun dari daerah pinggiran,” kuncinya.(tr-01/ria)

Kirim Komentar