22 Nov 2017 10:17

Dua Jam Sangkup Terendam Banjir

MyPassion
TERGENANG: Rumah warga di Kecamatan Sangkub tak terhindarkan dari genangan air akibat derasnya intensitas hujan, Senin (20/11).

BOLMUT—Tingginya intensitas hujan di wilayah Bolaang Mongondow Utara, mengakibatkan wilayah Kecamatan Sangkub banjir, Senin (20/11). Rumah-rumah milik warga pun tak terhindarkan dari genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmut Musliman Datukramat mengatakan, banjer tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun menurutnya, untuk membantu korban BPBD tidak ada anggaran. “Makanya data ini akan ditunjukkan ke bupati, nanti turun ke kita, karena di BPBD tidak ada anggaran, karena itu (dana bantuan) dari pemda, melalui dana tak terduga,” tuturnya diwawancarai Selasa (21/11) kemarin.

Tapi dirinya menjamin, pihaknya segera kirim bantuan. “Tidak ada penetapan darurat bencana, karena selain tak ada korban jiwa, tidak ada juga rumah yang rumah hancur. Banjirnya hanya disebabkan oleh drainase yang tidak bagus,” ungkapnya. “Itu juga diakibatkan dengan hujan dan luapan sungai, sungai kecil yang tidak mampu menahan air,” ungkapnya

Banjir tersebut lanjut Datukramat terjadi beberapa jam. “Banjir terjadi dari sore sampai malam. Kira-kira dua jam. Malam harinya baru surut,” jelasnya.

Menurutnya, Pangkusa, Sidodadi juga menjadi desa langganan banjir. Karena adanya sungai kecil. “Ada 11 item bencana. Yang paling sering terjadi adalah banjir,” bebernya.

Sementara Kecamatan Pinogaluman, Bintauna Pante dan Sangkub paling sering terjadi banjir parah. “Karena luapan sungai memang parah, karena tanggul irigasi jebol. Kita juga sudah sampaikan karena itu kewenangan balai sungai provinsi. Karena sudah bukan kewenangan BPBD,” tandas Datukramat.(neneng/gnr)

Komentar
Kirim Komentar