15 Nov 2017 13:18

Korlantas Bakal Ubah Warna Pelat Nomor Kendaraan

MyPassion
Royke Lumowa

MANADO—Korlantas Polri menetapkan warna putih untuk mengganti warna pelat nomor kendaraan pribadi, yang sebelumnya berwarna hitam. Jika tidak ada kendala, perubahan ini akan mulai diberlakukan tahun 2019. “Warna terang itu putih, tulisannya gelap bisa hitam, bisa biru tua,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

 

Menanggapinya, Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Ari Subianto menyebutkan, kabar tersebut baru wacana dari pusat. “Tapi, tidak menutup kemungkinan perubahan tersebut akan diterapkan. Tinggal menunggu penetapan dari pusat. Kalau sudah ada perintah atau surat resmi, maka warna pelat kendaraan di Sulut mesti berubah,” ucap perwira tiga melati tersebut.

Warna pelat nomor selama ini berwarna dasar hitam dengan tulisan putih. Jika dirubah katanya akan diubah ke warna dasar putih kemudian tulisannya menjadi hitam. Kebijakan tersebut guna memudahkan identifikasi kendaraan melalui CCTV. “Jika warna dasar putih dan tulisannya gelap, akan lebih memudahkan kamera menangkap nomor kendaraan pengendara. Warna terang lebih mudah ditangkap kamera. Identifikasi kendaraan nantinya akan mudah karena bantuan teknologi IT, dan jumlah pelanggar lalu lintas akan mudah diketahui,” kata Subianto.

Akan tetapi menurutnya kebijakan tersebut masih dalam tahap perubahan regulasi. Harus melalui beberapa kajian. Undang-undang kendaraan akan berubah, dan beberapa aturan lainnya juga mesti disesuaikan. “Bila 2019 nanti kebijakan resmi ditetapkan. Otomotis mobil yang baru keluar 2019, akan langsung menggunakan pelat hitam putih. Dan bagi kendaraan yang masih menggunakan pelat lama, mesti menunggu 5 tahun baru bisa ganti. Kebijakan tersebut tentu akan efisien, karena masalah lalu lintas akan berkurang,” tutupnya.

Diketahui, Kakorlantas Royke Lumowa mengatakan, perubahan warna pelat itu telah melalui beberapa kajian. Hal ini dilakukan agar proses identifikasi kendaraan melalui CCTV atau ERP (electronic road pricing) yang akan segera diberlakukan atau bisa lebih eye catching. "Kalau kajian mengatakan bahwa untuk catching by camera harus warna terang, tulisan gelap, itu lebih mudah. Bukan berarti hitam tidak bisa menangkap, tetapi lebih mudah kalau warna terang,” jelasnya.

Mantan Kapolda Papua Barat ini mengatakan, saat ini wacana perubahan warna pelat nomor tersebut masih dalam tahap perubahan regulasi. “Jika tidak ada kendala, pengubahan warna pelat ini akan dilaksanakan pada 2019. Hanya kendaraan baru yang warna pelat nomornya diubah, sedangkan kendaraan lama harus menunggu pergantian lima tahunan pada saat pengurusan pajak kendaraan bermotor 5 tahunan,” paparnya.

“Itu pun kalau lancar, itu 2019 perhitungan saya. Itu pun mulainya bertahap, nggak semua pelat hitam diputihkan. Yang diputihkan itu kendaraan baru yang hari ini daftar beli kendaraan baru disesuaikan pelatnya. Yang sudah lama tunggu pergantian lima tahun berikutnya,” tuturnya. Selain masalah regulasi, pengubahan warna pelat tergantung anggaran. "Anggaran spek yang tinggi juga tidak asal. Karena harapan kami, pelat itu spek kendaraan ada RFID-nya, ada data-data, ada cipnya, jadi sekalian," tandas Royke.(lerby/gnr)

Kirim Komentar