14 Nov 2017 10:38

Suksesi Dekan Unsrat Panas

MyPassion

MANADO— Suksesi pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mulai panas. Diawali, pemilihan dekan. Khususnya,  enam Dekan Fakultas di Unsrat, yang masa jabatannya segera berakhir. Yakni, Fakultas Hukum, Teknik, Ilmu Budaya, Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, siap menggelar pemilihan. Sejumlah fakultas sudah memulai tahapan. Dari penjaringan hingga verifikasi calon oleh rektorat Unsrat. Salah satu fakultas yang sudah memiliki calon yang akan dipilih, yakni Fakultas Hukum.

 

Menurut Panitia Pemilihan Tonny Rompis, pihaknya segera masuk dalam tahapan pemilihan. Tiga calon yakni Dr Ralfie Pinasang, Dr Michael Nainggolan dan Dr Flora Kalalo, sudah mendapat lampu hijau dari Prof Ellen Kumaat. “Kami sudah melaksanakan tahapannya, dan segera melakukan pemilihan pada Selasa (21/11) nanti,” terang Rompis.

Ditambahkannya, sudah keluar nama yang lolos penyaringan. “Nama yang kami ajukan ke rektorat sudah melalui verifikasi, dan sudah ada tiga calon yang berdasarkan verifikasi rektorat, yang akan memperebutkan 21 suara senat dan 35% suara rektor,” beber Rompis.

Senada Fakultas Teknik. Informasi dirangkum koran ini. Dikabarkan tiga nama sudah mendaftar. Diantaranya Prof Fabian Manopo, Ir Steenie Wallah, dan Dr Judi Waani. “Menurut kabar, katanya sudah ada tiga calon termasuk saya, dan sudah diajukan ke rektorat untuk ketiganya,” terang Manopo kala diwawancarai koran ini, Senin (13/11), kemarin.

Sementara beberapa fakultas lainnya baru akan memulai tahapan penjaringan. Diantaranya, Fakultas Pertanian hingga Fakultas Perikanan dan Kelautan . Untuk Fakultas Peternakan dan Ilmu Budaya segera membuka pendaftaran.

Menurut Juru Bicara Unsrat Hesky Kolibu, fakultas yang akan melaksanakan pemilihan sudah memulaikan tahapannya. “Ada yang sudah melakukan penjaringan, bahkan ada yang sudah memiliki nama calon yang akan dipilih anggota senat fakultas nantinya,” terang Kolibu.

Dijelaskannya, mengenai pemilihan tersebut, sebelum masa kepemimpinan dekan periode sebelumnya berakhir, sudah harus dilaksanakan mekanismenya. “Periode ke enam dekan tersebut tidak bersamaan. Namun, berakhir dalam kurun waktu berdekatan. Maka dari itu, sudah ada yang lebih dahulu memulai tahapannya,” paparnya.

Mengenai 35% suara rektor dalam pemilihan, sudah merupakan peraturan baku sesuai arahan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). “Aturan ini seturut acuan kementerian. Jadi, rektor memiliki 35% suara dari seluruh anggota senat,” tukasnya. (wan/vip)

Kirim Komentar