14 Nov 2017 13:51

Galian C Belum Miliki TPS Limbah

MyPassion

MINUT--Banyaknya galian C di Minahasa Utara (Minut) ternyata banyak yang tidak memenuhi syarat. Pasalnya, masih ada sejumlah perusahaan yang belum memiliki izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3.

Tak hanya itu, parahnya, laporan semester banyak yang belum dimasukan," kata Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Minut Joubert A S Longdong SSos. Menurut JAS sapaan akrab Longdong, laporan persemester wajib dimasukan oleh tiap perusahan. Dengan begitu dari dinas bisa mengetahui kegiatan dari perusahan selama satu semester berjalan.

 "Karena dampak galian c, sangat mempengaruhi ekosistem. Baik pencemaran badan perairan, tanah dan udara," tukasnya. Usaha atau kegiatan katanya, dilihat dari perspektif lingkungan hidup yang terbagi atas tiga tingkatan. Yakni usaha kegiatan wajib Amdal, UKL-UPL, dan usaha atau kegiatan wajib SPPL. Dalam pasal 36 ayat 1 UU nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) menyebutkan bahwa, setiap usaha atau kegiatan  yang wajib memiliki Amdal atau UKL-UPL wajib memiliki ijin lingkungan. Dan barang siapa melanggar maka dari dinas akan berikan peringatan pertama teguran.

"Kalau tidak dilakukan itu, maka akan dilakukan paksaan. Kalau tidak lakukan juga maka akan dicabut izin. Kalau tidak lagi akan dibekukan sementara. Jika empat tahap tidak lagi dilakukan, maka akan dikenai pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 109 ayat 1 UU nomor 32 tahun 2009," tegasnya.

Dan jika perusahan sudah memiliki ijin, maka diperketat dengan pengawasan. Dan tiap perusahan wajib melaporkan kegiatan persemester. Terpisah salah satu perusahaan galian C, PT Jaya Berkat Usaha (JBU) sudah memiliki surat ijin lengkap. Perusahan JBU semuanya sudah komplit. "Kalau lalu memiliki ijin lokasi," singkat pemilik PT JBU Rizal Tanus.
(tr-01/ria)

Kirim Komentar