13 Nov 2017 09:58

Lokasi Syuting di Sulut Dilirik Sutradara Terbaik

MyPassion

MANADO – Usai Festival Film Indonesia (FFI) 2017, sejumlah produser dan sutradara makin melirik Sulut untuk lokasi syuting. Sutradara Joko Anwar mengungkapkan kesenangannya selama berada di daerah Nyiur Melambai. Dirinya pun sangat senang bila nanti bisa memiliki artis Sulut yang bisa bekerja sama dengannya.

 

“Untuk lokasi syuting sudah jelas, Sulut memiliki banyak tempat wisata atau spot-spot yang bisa dijadikan lokasi. Selain Bunaken yang populer, ada Tomohon dan Tondano,” beber Anwar sembari menambahkan potensi masyarakat Sulut semakin meningkat untuk bermain film sebab lebih gemar dengan teater yang tentunya harus memiliki pendalaman dalam memainkan peran.

Senada, peraih sutradara terbaik FFI 2017, Edwin (posesif), mengungkapkan, Sulut ke depan akan sangat berkembang. Pemerintah sangat mendukung akan pembuatan film. “Saya baru dua kali berkunjung ke Manado, namun setelah kegiatan ini berakhir akan berkunjung di beberapa tempat untuk jalan-jalan, sekaligus melihat lokasi tersebut apakah bagus,” kata Edwin sembari menambahkan tidak menutup kemungkinan untuk bisa dijadikan lokasi syuting.

Aktor Senior Surya Saputra yang berperan film Hujan di Bulan Juni menilai alam Sulut sangat bagus. Juga didukung masyarakat ramah, membuat daerah ini semakin bagus dikunjungi. “Di film Hujan Bulan Juni bisa dilihat beberapa alam yang indah dan menunjukan inilah surganya Sulut, seperti Tomohon dan beberapa tempat lainnya,” tutur Surya. Diketahui, film Hujan di Bulan Juni mengambil lokasi syuting di Bukit Kasih Kanonang, Patung Yesus Memberkati Citra Land, Bukit Tetempangan (lihat grafis, red).

Pemenang kategori penulis skenario asli terbaik, Ernest Prakarsa ikut menegaskan lokasi syuting banyak di Sulut. Terkenal dengan wisata bahari  memukau yang bisa diekspresikan melalui film. “Beberapa artis dari Sulut sangat bagus, mudah-mudahan akan lahir lagi artis baru berkualitas,” harap penulis film Cek Toko Sebelah ini.

Senada Fauzi Baadilah yang sempat berperan sebagai Rahman dalam film di balik 98 yang disutradarai Lukman Sardi mengatakan, Manado banyak tempat wisata dan kuliner yang enak “Saya sudah ke Tomohon bersama beberapa teman dan itu menjadi salah satu daerah yang bagus untuk dijadikan lokasi syuting,” beber Fauzi sembari menambahkan beberapa makanan kuliner sudah dirasakan seperti nasi kuning.

Pemain film headshot dan pengabdi setan Egi Fedly mengatakan Pemerintah Provinsi Sulut sangat mendukung pembuatan film di Manado dan sekitarnya. “Saat Parfi 56, gubernur sangat mendukung dan mengatakan pada kita, kalau bisa setiap tahun harus bisa menciptakan tiga judul film,” ucap Fedly.

Artis Senior Deddy Sutomo, pemeran Romo Adipati, ayah Kartini, dalam Film Kartini,  mengatakan hadir saja di Kota Manado sudah sangat senang. “Saya sudah dua kali syuting disini, barangkali juga harus dieksplor lagi. Untuk pariwisata yang diolah bisa dijadikan lokasi syuting film,” tutur pria 76 tahun ini. Deddy juga mengungkapkan, dirinya pernah menjadikan Monumen Trikora Pulau Lembeh Bitung sebagai lokasi syutingnya dahulu. (ctr-03/vip)

Kirim Komentar