13 Nov 2017 10:18
Sumakul: Harus Ikuti Aturan yang Disosialisasikan BPMS

29 November Pemilihan Ketua Lansia

MyPassion
HWB Sumakul

MANADO— Pemilihan Calon Ketua Fungsional Lanjut Usia (Lansia) Sinode GMIM periode 2018-2022, siap digelar 5 Maret 2018. Terkait hal ini, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr HWB Sumakul mengatakan, untuk pemilihan Ketua Fungsional Lansia harus berdasarkan Juklak. “Semua calon yang dipilih harus mengikuti aturan yang telah disosilisasikan BPMS,” tegas Sumakul.

 

Terpisah, Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Ajaran, Pembinaan dan Penggembalaan (APP) Pdt Arthur Rumengan MTeol menambahkan, pemilihan Ketua Fungsional Lansia jemaat akan dilaksanakan serentak 29 November mendatang, di 952 jemaat dan 122 wilayah se-GMIM.

Lanjutnya, saat ini sementara dilakukan sosialisasi untuk sembilan rayon kelompok fungsional Lansia di GMIM, mengenai Juklak untuk memilih Ketua Fungsional Lansia. “Sesuai aturan, calon Ketua Fungsional Lansia harus berumur 60-75 tahun. Kemudian, tidak berstatus cerai hidup,” sebutnya.

Dijelaskannya, untuk mekanisme pemilihan dimulai dari pemilihan di Ketua Fungsional Lansia di setiap jemaat. Setelah itu, dilaksanakan pemilihan di tingkat wilayah. “Kemudian, akan dilaksanakan pemilihan di tingkat rayon,” paparnya.

Menurut Rumengan, pemilihan Ketua Fungsional Lansia Sinode GMIM berbeda dengan kategorial BIPRA. Di mana yang akan memilih adalah semua perwakilan Ketua Fungsional Lansia terpilih di jemaat, wilayah, rayon. “Juga 15 pengurus kelompok fungsional Sinode GMIM di periode yang berjalan ini,” beber Rumengan.

Sementara itu, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Bukit Moria Rurukan, Wilayah Tomohon Satu Pdt Anita Tawas mengatakan, syarat yang telah dibuat BPMS sudah tepat. Apa yang telah diatur untuk pelayanan GMIM ke depan lebih baik, termasuk pemilihan Ketua Fungsional Lansia. “Meski sudah usia lanjut, tetapi harus melakukan pelayanan sebaik mungkin. Supaya ketika dipercayakan untuk melayani, mereka mampu melayani dengan penuh sukacita,” tutur Tawas.

Senada Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tondano Dua Pdt Evert Tangel. Menurutnya, pemilihan Lansia, bagian dari periodisasi pelayanan di GMIM. “BPMS tetap memperhatikan jemaat hingga di usia lanjut. Di mana umur ini tidak bisa diabaikan, harus dilayani dan perlu mendapat perhatian lebih dari gereja,” jelas Tangel. “Dengan begitu, ke depannya GMIM akan semakin baik, di dalamnya kelompok fungsional Lansia. Supaya kegiatan Lansia senantiasa semakin terarah baik dalam pelayanan, maupun untuk melayani pribadi dan keluarga,” pungkasnya. (tr-07/ite)

Kirim Komentar