11 Nov 2017 09:51
Wujud Kepedulian WKPUB-BKSAU

150 Balita Terima Pelayanan Kesehatan

MyPassion

MANADO—Sebanyak 150 balita mendapatkan pelayanan kesehatan, di Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Toleransi Internasional, Jumat (10/11) kemarin, di Balai Kecamatan Tombariri.

Kegiatan yang dilaksanakan Wadah Komunikasi dan Pelayanan Umat Beragama (WKPUB) DKI Jakarta, bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAU)  mengangkat tema ‘mengikis jarak membangun persaudaraan sejati’.

“Sejatinya kerja sama ini untuk menciptakan kebersamaan, kerukunan dan toleransi antara umat  beragama yang igin terus di pupuk dan dikembangkan. Dengan melaunching pelayanan Anak Indonesia Sehat (Aisa),” ungkap Ketua WKPUB Pdt Hosea Sudarna.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan anak yang kekurangan gizi atau di bawa garis merah. “Ini perlu untuk mencerdaskan mereka. Bukan hanya pemenuhan gizi yang diberikan, tetapi penyuluhan kesehatan bagi anak yang membutuhkan kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, kata Pdt Hosea, anak-anak diberikan edukasi perbedaan keberagaman, supaya bisa mengerti akan keberagaman yang ada Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara. “Kesehatan lingkungan dan diri sendiri diajarkan kepada anak-anak, dengan cara yang sehari-hari dilakukan di rumah, seperti membuang sampah dan menggosok gigi,” katanya.

Dia menjelaskan, pemberian makanan tambahan, pendidikan sederhana bagi anak-anak balita dan penyuluhan kesehatan ini seperti posyandu.”Tetapi kami memberikan penambahan soal edukasi kepada balita juga termasuk orangtua, untuk lebih dekat mengetahui kesehatan perkembangan anak,” tuturnya.

Baginya, kerja sama ini adalah salah satu bentuk kepedulian. Karena pihaknya mencoba untuk belajar mengasihi dan berkorban lewat anak-anak.”Sebab kami bukan pahlawan tetapi belajar untuk menjadi pahlawan,” katanya.

Terpisah, Sekretaris BKSAU Pdt Frangky Arina menambahkan, wadah ini memiliki tujuanya untuk menjaga NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, UUD dan Pancasila.Untuk manangkal isu radikalisme agar negara ini tetap terjaga kesatuan. “Kerja sama ini, akan terus berlanjut dan kami akan terus melanjutkan dan menjadi promotor kegiatan ini di semua kecamatan Tombariri,” tambahnya.

Sementara Hukum Tua Desa Borgo Temmy Rompas menuturkan, sangat bersyukur Desa Borgo menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. “Kedepan ada kelanjutan karena selain bermanfaat bagi masyarakat, tetapi menjadikan anak Indonesia semakin sehat,” tandasnya. (tr 07/ite)  

Kirim Komentar