10 Nov 2017 12:43

Warga Desak PLTU Segera Beroperasi

MyPassion

TALAUD—Pemadaman listrik di Kepulauan Talaud seakan tak akan berakhir. Tak heran, warga mendesak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang merupakan program prioritas Presiden Jokowi cepat beroperasi.

 

Pasalnya, selama 2017 berjalan, listrik terus bermasalah hampir disemua pulau di Talaud. Bahkan sampai saat ini, beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di PLN Rayon Beo dan Melonguane rusak.

Berdasarkan pantauan Manado Post, pemadaman tidak hanya sekali. Kerusakkan mesin PLTD pun terus terjadi. Karena beberapa mesin memang dalam kondisi sudah tua.

Hingga kini, Warga Pulau Karakelang terus menikmati pemadaman bergilir yang entah sampai kapan berlangsung.

Namun komitmen PLN dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, yaitu menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan seakan tidak serius. “Sejak awal pembangunan 2014 lalu, PLTU 2x3 MW belum beroperasi. Sempat dijanjikan beroperasi awal 2017, yang kemudian dikabarkan lagi nanti beroperasi triwulan IV 2017. Dan hingga kini belum beroperasi. Masyarakat diberi harapan palsu. Program Presiden Jokowi membangun dari pinggiran 'dikhianati' PLN,” ungkap sejumlah warga Karakelang.

Lanjut mereka, pembangunan PLTU Talaud yang dikerjakan PT Bousted Maxiterm Industries tak jelas ujungnya.

Sekira 13 ribu pelanggan listrik di sistem Karakelang menjerit. Beban puncak di sistem Karakelang yang mencapai 3,5 MW lebih tak mampu lagi ditanggung.

"Tidak tahu mau salahkan siapa lagi. Barang-barang elektronik rusak. Kerja terhambat dan banyak masalah yang timbul akibat sering listrik padam. Kami mohon bagi yang bertanggungjawab segera mencari solusi. Kami pelanggan selalu bayar listrik," keluh Ronal, salah seorang pengusaha.

Terpisah, Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip melalui Kabag Humas dan Protokoler Setkab Fanmy Unsong meminta pihak PLN dapat segera memperbaiki mesin PLTD yang bermasalah. " Apapun kendalanya, segera dicarikan solusi. Kerja sering terhambat dan terlambat karena listrik padam," tukasnya.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Melonguane saat hendak dikonfirmasi dikantornya, sedang tidak berada di Talaud.(fik/ria)

Kirim Komentar