10 Nov 2017 12:23
Kejar Target, Dikerjakan Siang Hari

Proyek Drainase Picu Kemacetan

MyPassion

MANADO—Beberapa pembangunan proyek di Kota Manado, picu kemacetan. Karena pekerjaan dilakukan pada siang hari. Hal ini keluhkan para pengguna jalan. Pantauan Manado Post, Kamis (9/11), proyek yang mengakibatkan macet antara lain, pembangunan drainase di jalan Malalayang, hot mix di sekitar Taman Budaya Kelurahan Bumi Nyiur, pembangunan drainase di jalan Winangun, dan pembangunan jalur hijau di jalan Piere Tendean.

 

Zwingly Mawey salah satu pengguna jalan mengeluhkan pembangunan, yang mengganggu arus lalu lintas. “Pekerjaan di jalanan yang padat lalu lintas, seharusnya dilakukan malam hari. Supaya tidak membuat kemacetan. Supaya petugas proyek lebih leluasa bekerja,” ungkapnya, ketika melintas di kawasan Jalan Pierre Tendean.

Yanes Kariso, pengawas proyek jalur hijau di Jalan Pierre Tendean ketika dikonfirmasi mengatakan, proyek dilakukan pada siang hari karena instruksi pemerintah. “Proyek jalur hijau ini berada di bahu jalan, otomatis tidak mengganggu. Jika ada material ditaruh di badan jalan, saya langsung perintahkan memindahkannya,” ucapnya.

Lanjutnya, hampir semua proyek sedang dikebut di Kota Manado, merata melakukan pekerjaan pada siang dan malam hari. “Kami juga di sini (jalur hijau, red) kadang lembur, atau bekerja pada malam hari. Sebelum ada proyek, jalan Piere Tendean memang sudah menjadi lokasi kemacetan,” tambahnya.

Senada dikatakan Feydy Mandang, pekerja proyek saluran drainase di jalan Winangun. Menurutnya, pekerjaan dikerjakan pada siang hari, karena mengejar target, yang mesti selesai pada akhir tahun ini. “Memang pekerjaan drainase ini sangat mengganggu pengguna jalan. Maka kami akan mempercepat proyek, agar pengendara terbebas kemacetan,” tandasnya.(lerby/ite)

Kirim Komentar