10 Nov 2017 09:20
Bisa Melayani di Komisi Kerja dan Pembangunan

BPMS (tak) Teguhkan Pelsus Cerai Hidup

MyPassion
HWB Sumakul

MANADO—Posisi calon terpilih pelayan khusus (Pelsus) dan ketua komisi kategorial Bapa, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak (BIPRA), belum aman. Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Sinode GMIM berpegang teguh pada Tata Gereja 2016, dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) pemilihan 2017. Calon terpilih yang melanggar Tata Gereja dan Juklak, tidak akan diteguhkan. Hingga saat ini, sebanyak 30 pelayan khusus (Pelsus) terpilih dari 951 jemaat dan 120 wilayah, ditemukan menyalahi aturan.

 

Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul, saat diwawancarai, Kamis (9/11) kemarin, mengungkapkan, baru 610 jemaat yang memasukkan Berita Acara Pemilihan (BAP) di Kantor Sinode. “Jika kedapatan pelsus yang sudah dipilih, tetapi tidak memenuhi syarat Juklak, maka Pelsus tersebut tidak akan diberikan SK peneguhan sinode,” tegas Sumakul, usai rapat BPMS, Kamis (9/11), semalam.

Senada Wakil Ketua BPMS Bidang Ajaran, Pembinaan dan Penggembalaan (APP) Pdt Arthur Rumengan MTeol. Menurutnya, sejauh ini sudah ada 30 pengaduan yang masuk dari jemaat. Karena, Pelsus yang dipilih tidak sesuai Juklak. “Bagi Pelsus yang menyalahi aturan tidak sesuai dengan Juklak, tetap tidak akan diteguhkan,” ujar Rumengan.

Ditegaskannya, menjadi Pelsus adalah salah satu bentuk keteladanan hidup. Di tengah berbagai perbincangan, protes dan masukkan yang muncul dari media sosial, bahkan sampai di komisi sinode, menjadi perhatian bersama. “Salah satunya cerai hidup,” katanya.

Ia mengungkapkan, aturan tersebut berdasarkan hasil rumusan tim kerja bersama BPMS. Yang telah melewati Sidang Sinode Tahunan, Oktober 2017. “Aturan tersebut, bukan semata-mata, menghakimi dan mendiskriminasikan jemaat. Tetapi ini semua adalah suatu keputusan bersama,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tidak dipilih menjadi Pelsus bukan berarti berhenti dalam pelayanan. Masih banyak jabatan kepelayanan yang bisa dipakai Tuhan bagi jemaat untuk melayani. “Seperti menjadi komisi doa, pembangunan, komisi kerja serta aktif dalam kepanitiaan dan pemberian diri lainnya dalam melayani di jemaat,” ucapnya.

Rumengan berharap, warga GMIM baik pendeta, guru agama maupun penatua dan syamas yang terpilih, boleh memberikan keteladanan dalam hidup berumah tangga. “Kami berharap jemaat yang tidak terpilih bisa memahami dengan aturan yang telah ditetapkan,” harapnya.

Ia menambahkan, untuk para ketua BPMJ harus bekerja sama dengan BPMW, dalam hal mencantumkan jemaat yang tidak sesuai aturan Juklak pemilihan, dalam bentuk catatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Jika tidak mencantumkan, maka BPMS GMIM akan meminta pertanggungjawaban kepada ketua BPMJ. Karena mengetahui semua permasalahan yang terjadi di masing-masing jemaat,” jelasnya.

Terpisah, Ketua BPMJ GMIM Zaitun Taas Pdt Merry Langi mengatakan, sebagai pemimpin gereja, BPMJ yang juga bagian dari sinode, harus sepakat dengan Juklak. “Karena Juklak bukan sekadar petunjuk saja, namun sudah digumuli hamba-hamba Tuhan. Jadi kita harus amankan itu,” ungkapnya.

Ia meminta, bagi mereka yang terpilih dan tidak sesuai Juklak, agar boleh rendah hati sehingga tidak menimbulkan masalah. Menurutnya, kerendahan hati dan sikap legowo begitu penting agar pelayanan boleh berjalan baik. “Mari bersama-sama berhati besar untuk menerima setiap kenyataan yang akan dihadapi,” harapnya.

Ketua BPMJ GMIM Bait El Kalasey Pdt Fera Oroh menegaskan, aturan gereja harus terdepan untuk menegakkan aturan. Terlepas dari pro kontra yang ada. Juklak telah dibuat. “Juklak ini kan memiliki dasar Alkitabiah yang jelas. Bagi yang tidak bisa dilantik karena Juklak, lihat saja ini sebagai salah satu bentuk pengorbanan. Bukan karena kita kena aturan dan berakhir segala-galanya. Mungkin saja itu pintu, untuk menuju kesuksesan,” tutupnya. (chyntia/vip)

Komentar
  • MyPassion

    alvina ash
    16 Nov 2017 13:14

    inside the midst of various conversations, protests and inserts that rise up from social media, even to the synod commission, is a common problem. "One is a dwelling divorce," he stated. coursework writer online
  • MyPassion


    14 Nov 2017 08:37

    Di Jemaat Sion Teling Wilayah Manado Teling banyak yg terpilih kena Juklak, Cerai hidup ada di klm 12 yg terpilh Syamas dan klm 13 Penatua yg cerai kawin lagi mohon ditinjau secepatx Makasih..
  • MyPassion

    Fery mahengkeng
    10 Nov 2017 12:45

    Siapa saja dpt melayani sekalipun tidak diteguhkan....
Kirim Komentar