10 Nov 2017 12:44
Hampir Setahun 44 Kasus Lakalantas di Sangihe

14 Nyawa Melayang di Jalan Trans

MyPassion

SANGIHE—Ruas jalan trans Sangihe rawan kecelakaan lalulintas (lakalantas). Terbukti, dari data Satlantas Polres Talaud, selang Januari hingga Oktober 2017 sudah ada 44 kasus lakalantas.

 

Parahnya, dalam lakalantas tersebut, sebanyak 14 nyawa melayang sia-sia (lihat grafis, red).

Kepala Unit Lakalantas Ipda Meldy Roring menyebutkan, ada beberapa faktor terjadinya lakantas. Tetapi, penyebab utamanya karena kelalaian manusia (human eror), cuaca serta jalan licin dan berlubang.

"Faktor utama yang menyebabkan kecelakaan karena pengemudi yang kurang berhati-hati dan tidak melengkapi diri dengan perlengkapan pribadi khususnya helm. Untuk itu pengendara khususnya sepeda motor yang paling sering mengalami lakalantas harus lebih tertib dan sadar dalam memakai peralatan keamanan," kata mantan Kanit Reskrim Polsek Tahuna ini, Kamis (9/11) kemarin di ruang kerjanya.

Ditambahnya human eror juga sering disebabkan karena Minuman Keras (Miras). “Sudah banyak konsumsi miras hingga mabuk, tapi pengemudi masih memaksakan diri membawa kendaraan. Alhasil, kecelakaan terjadi. Selain itu  jalan licin dan berlubang, sehingga kendaraan oleng jadi salah satu pemicu," tambah Roring.

Sementara itu guna menekan angka lakalantas, Kasat Lantas Polres Sangihe I Komang S Wijaya SPd MSi menuturkan pihaknya sudah menggalang beberapa operasi kepolisian, salah satunya Operasi Zebra Samrat 2017.

"Operasi Zebra Samrat 2017 ini, selain meminimalisir pelanggaran lalu lintas mulai dari kelengkapan kendaraan dan pengendara, juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang banyak terjadi dengan kasus kecelakaan tunggal,” katanya.

Selain itu , pengendara yang kedapatan bermain ponsel saat sedang mengendara itu juga pelanggaran yang paling tinggi, karena dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Terpisah, Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Adyana SIK, mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalulintas. Karena keselamatan merupakan hal terpenting.

"Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraan, baik roda dua, empat, dan enam. Selain itu, jangan mengkonsumsi miras saat mengendarai kendaraan bermotor. Kalau mengantuk alangkah baiknya istirahat, guna menghindari kecelakaan yang terjadi," tutup Kapolres. (tr-08/ria)

Kirim Komentar