09 Nov 2017 09:35
IMB 99 Developer Manado Ditolak

Ribuan Rumah Elit (Terancam) Dibongkar

MyPassion

MANADO—Konsumen perumahan di Manado perlu memeriksa dokumen perizinan rumah yang hendak dibeli. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado belum mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk 99 developer. Namun ditegarai, ada developer sudah membangun unit rumah tanpa IMB.

 

Wakil Wali (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE mengaku sudah tahu aksi pola lama para developer. Membangun dulu baru mengurus IMB. “Ketika sekarang ini kita membuat syarat terbalik harus ada izin baru boleh membangun pengembang kelabakan. Baru mereka sadar bahwa letak posisinya tidak sesuai rencana tata ruang. Jadi pemerintah tidak mengeluarkan IMB bagi mereka,” ujarnya.

Penolakan permohonan IMB itu lantaran perumahan dibangun tanpa mengindahkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). IMB sendiri menjadi syarat utama ketika mengambil pinjaman bank dengan agunan unit rumah.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sulutgomalut Elyanus Pongsoda mengatakan, harusnya unit rumah tersebut tak bisa dijual melalui kredit perbankan. Dia pun tak yakin ada bank yang siap membiayai jika developer tak mengantongi IMB. “Ya itu bagian dari prinsip kehati-hatian yang harus dilakukan oleh bank untuk menghindari risiko kredit macet,” kata Pongsoda.

Dia pun sangsi jika ada bank yang meloloskan developer yang tidak mengantongi IMB. “Risiko kredit macetnya tinggi sekali jika developer tidak memiliki IMB dan diberi kredit kepemilikan rumah. Saya tidak yakin bank melakukan itu,” singkatnya.

Senada, Kepala Bank Indonesia (BI) Pewakilan Sulut melalui Deputi Direktur Buwono Budisantoso. Bank tak akan ceroboh dengan memberikan fasilitas kredit sedangkan pengembang tidak mengantongi IMB. “Kalau seperti itu, sepertinya tidak mungkin, karena bank pasti periksa sesuai prinsip kehati-hatian,” kata Buwono.

Dia pun mewarning untuk bank yang berani memberikan KPR kepada developer yang tak memiliki IMB. “Jika ada bank yang memberikan kredit perumahan yang tidak memiliki IMB, saya akan panggil pemimpin wilayahnya,” tegas Buwono sembari menyebut, pengawasan ini merupakan kewenangan OJK.

Ketidakpatuhan developer-developer dipastikan menimbulkan kerugian bagi konsumen. “Konsumen juga harus pintar-pintar. Baca semua berkas dan dokumen. Minta semua berkas administrasi pendukung, jangan hanya main tanda-tangan tanpa baca dengan benar,” saran Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulut Aldy Lumingkewas.

Pengembang pun diminta memperhatikan masalah ini. “Bagaimana mungkin developer berani memasarkan perumahan tanpa mengantongi IMB. Itu sangat berbahaya, lagipula perbankan mana mau menerima kredit jika developer tak punya IMB,” kata Lumingkewas.

12
Kirim Komentar