09 Nov 2017 10:29

Manado Jadi Pusat Pelatnas Tinju

MyPassion
Johanis Asadoma

MANADO—Gelanggang Olahraga (GOR) KONI Sario Manado kini menjadi tempat Pelatihan Nasional (Pelatnas). Khususnya Pelatnas atlet tinju yang akan bertarung di Asian Games 2018 nanti. 

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Brigjen Pol Johanis Asadoma menyebutkan, Pelatnas Tinju Asian Games di Manado, sudah mendapat dukungan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey. Juga dukungan dari Wali Kota Manado Vicky Lumentut.

“Sarana latihan cukup memadai karena ada stadion. Latih tanding bisa setiap minggu panggil petinju dari berbagai daerah seperti Bitung, Tomohon, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kota Manado,” sebut Asadoma.

Lanjut Wakapolda Sulut ini, dipilihnya Manado sebagai lokasi Pelatnas, kiranya bisa memotivasi atlet-atlet Sulut. “Karena bisa berbagi pengalaman dengan atlet tinju dari luar,” tandasnya.

Terpantau Rabu (8/11) sore kemarin, atlet dari berbagai daerah sedang berlatih. Para atlet dan pelatih sangat kompak dalam sesi pemanasan.

Pelatnas Putri terdiri dari Beatrix kelas 51 kg dari Kalimantan Selatan (Kalsel), Christina Jembay kelas 57 kg dari Papua Barat, dan Hus Watun Hasana kelas 69 kg dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara Pelatnas Putra ada Aldon Sugoro kelas 52 kg dari DKI Jakarta, Faran Papendang kelas 60 kg dari Sulawesi Utara (Sulut), Sarohatua Lumbantobing kelas 64 kg dari Sumatera Utara (Sumut), dan Sandiarto Feroja kelas 69 kg dari Kepulauan Riau (Kepri).

Atlet-atlet tersebut dilatih setiap hari oleh pelatih tinju terbaik Indonesia. Sebagai pelatih kepala yaitu I Gusti Adi Swandana dari Bali, dibantu Muhamad Ali dari Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bonyx Saweho dari Sulut.

Para atlet sudah mulai berlatih di GOR KONI sejak 7 Oktober lalu. Setiap hari ada tiga kali jadwal latihan yaitu pukul 06.00–09.00, 12.00-13.00, dan 16.00–19.00.

“Mereka (atlet, Red) dilatih bermacam teknik tinju. Seperti memukul samsak, tarung ring, drill pasangan, pola-pola tinju, dan pancing pet,” ucap Bonyx Saweho, yang juga mantan atlet tinju itu.

Ia juga menambahkan, untuk fasilitas dan sarana latihan cukup baik. Fasilitas latihan sudah sekitar 60 persen. Sisanya 40 persen lagi tinggal menunggu tiba. “Karena barang-barang lain dikirim dari Jakarta. Dan masih dalam perjalanan. Mungkin besok (hari ini, Red) tiba,” tambahnya.

Diketahui, esok (10/11) para atlet Pelatnas ini akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas). “Para atlet tiap harinya dilatih dengan keras dan tertib, agar bisa menjadi petinju profesional,” ungkap Bonyx.

Salah satu atlet asal Sumatera Utara, Sarohatua Lumbantobing mengatkan, sejak berlatih di Manado, dirinya langsung terasa akrab dengan atlet lain maupun pelatih. “Begitu asik berlatih bersama atlet lain di Sulut ini. Para pelatih saat melatih sangat tegas namun membangun. Pastinya Saya akan berlatih sebaik mungkin agar bisa memberikan terbaik bagi Indonesia Raya,” ungkap pria berbadan kekar itu di sela-sela latihan kemarin.(ctr-05/gnr/can)

Kirim Komentar