09 Nov 2017 13:53

Jembatan Poopo-Pinasungkulan Rawan Kecelakaan

MyPassion
RAWAN KECELAKAAN: Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Poopoh Kecamatan Tombariri menuju Pinasungkulan yang melewati Desa Teling Kumu berbahaya. Jembatan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sulut ini diharapkan warga bisa segera diperbaiki.

MINAHASA – Kondisi jembatan dengan konstruksi baja di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, tepatnya di jalur dari Desa Ranowangko menuju Desa Teling Kumu memprihatinkan.

Tak hanya itu, jembatan yang memiliki lebar sekira empat meter ini sudah rusak dan tak layak lagi dilalui. Bahkan berbahaya bagi kendaraan. Jembatan sepanjang  35 meter dengan ketinggian terhadap sungai dibawahnya mencapai  3,5 meter ini terlihat sudah sangat rusak. Tampak kayu yang sudah rapuh meghiasi lantai jembatan ini.

Baru-baru ini, sebuah mobil truk pengangkut Raskin anjlok. “Dari pukul 02.00 Wita subuh. Nanti bisa keluar setelah sopir dan tukang ojek membantu mengatur kayu jembataan yang sebagian sudah lapuk,” keluh warga sekitar.

Masyarakat pun mengakui, kecelakaan memang sering terjadi di lokasi ini. “Baik kendaraan motor, mobil dan truk, semuanya hampir sering terjadi kecelakaan karena kayunya sudah rusak,” ucapnya. Mereka berharap, kejadian ini adalah tak akan terulang. “Kitra sebagai warga berharap kejadian ini tak akan terulang lagi. Karenanya, pemerintah harus memperhatikan dan turun tangan dengan kondisi jembatan ini,” keluh warga.

Diketahui, jembatan ini  menghubungkan Desa Poopoh menuju  Pinasungkulan lalu tembus di daerah Minahasa Selatan yakni di beberapa desa seperti Arakan, Bajo, Sondaken, Pungkol dan Tulap. Jembatan ini merupakan jembatan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. (fgn)

Komentar
Kirim Komentar