08 Nov 2017 10:11
PT MSM/TTN

Program STEM Tingkatkan Kualitas Guru

MyPassion
PERTAMA KALI: Wali Kota Bitung Maximiliaan Lomban (kanan) sepakat kerjasama dengan Presiden Direktur PT MSM TTN Terkelin Purba disaksikan Sekkot Bitung Audy Pangemanan, terkait Program Sekolah Berbasis STEM.

BITUNG- PT Meares Soputan Mining dan PT Tondano Tokatindung Nusajaya (MSM/TTN) tingkatkan kapasitas guru di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Karenanya, ditandatangani kerjasama Peningkatan Kapasitas Guru dan Expose Sekolah Model STEM (Science Technology Engineering Mathematics) tingkat pendidikan dasar Kota Bitung dan Kabupaten Minut. Bekerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bandung, Dinas Pendidikan Kota Bitung, Dinas Pendidikan Kabupaten Minut, dan PT MSM/TTN di Balai Pertemuan Umum (BPU), kantor wali kota Bitung, Selasa (7/11), kemarin.

Presiden Direktur PT MSM/TTN Terkelin Purba mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan untuk mensukseskan program pemerintah baik Kota Bitung maupun Kabupaten Minut, dalam dunia pendidikan. Yakni, menciptakan sumber daya manusia berkualitas dan unggul dalam penguasaan teknologi. "Ke depan, akan ada beasiswa kepada para siswa berprestasi baik di Bitung dan Minahasa Utara yang akan disekolahkan di luar negeri serta pemberian sertifikasi bagi para guru," beber Purba.

Dijelaskannya, STEM adalah kurikulum penting yang harus diterapkan di sekolah. Untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), dalam bidang pembangunan teknologi. "STEM ini menjadi lebih penting, karena perkembangan bidang kerja yang berkaitan dengan STEM adalah tiga kali ganda, berbanding bidang bukan STEM," jelasnya.

Wali Kota Bitung Maximiliaan Lomban mengatakan, kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah, untuk meningkatkan sumber daya manusia lewat dunia pendidikan merupakan hal pertama kali di Kota Bitung. "Ini sangat bagus, bukan hanya kepada para peserta kegiatan ini. Tapi, dampak ke depan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terciptanya SDM berkualitas," tutur Lomban.

Menurutnya, manfaat lain yang diterima adalah, terjadi peningkatan kapasitas bagi para pendidik. Dalam hal ini para guru. Dengan meningkatnya kapasitas pendidik, ilmu pengetahuan yang diperoleh akan disalurkan kepada para murid.

"Secara otomatis, para murid atau siswa akan mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dasar di bidang STEM," beber Lomban didampingi Sekretaris Kota Bitung Audy Pangemanan.

Lanjutnya, bagi tenaga pendidik atau guru yang tidak meningkatkan kapasitas dan pengetahuan, akan tertinggal oleh para siswa. Karena, perkembangan teknologi saat ini yang berkembang pesat dan setiap orang bisa belajar dari mana saja.

"Kesempatan ini merupakan saat tepat untuk peningkatan kapasitas dan kemampuan dari para guru," ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN Maen Adi Jassin sangat berterima kasih dengan program ini. “Apa yang dilakukan PT MSM dan PT TTN, membantu guru meringankan biaya untuk dapatkan sertifikasi," beber Jassin. Menurutnya, jika harus mengikuti program serupa di Bandung, paling tidak setiap guru harus merogoh koceknya sampai puluhan juta. Mencakup biaya transportasi, makan, pondokan dan biaya mendapatkan kompetensi.

Tampak hadir Ketua TP PKK Kota Bitung Khouni Lomban-Rawung, Kepala Pusat P4TK IPA Bandung Sediono Abdullah, Kadis Pendidikan Minut Wolayan Sofitje, Kadis Pendidikan Kota Bitung Julius Ondang, Manager Operasional PT MSM/TTN Geoffrey Montgomery dan Manager CSR PT MSM/TTN Yusak Setiawan. (vip)

Kirim Komentar