08 Nov 2017 10:14

Pangerapan Warning Facebook

MyPassion
Semuel Pangerapan

SEMUEL Pangerapan, Direktur Jenderal Aptika Kemkominfo, segera mengirim surat teguran bagi Facebook dan Telegram. Penyebabnya, konten pornografi tidak hanya tersedia di layanan WhatsApp. Berbagai aplikasi pesan instan lainnya juga sebenarnya ada yang memiliki konten serupa. Putra Sulut ini menjamin, pihaknya akan menindaklanjuti dengan berkirim surat terhadap aplikasi yang memiliki konten berbau porno.

 

Dua aplikasi yang disebutkan Semuel sudah dicek oleh Kemkominfo yakni Facebook dan Telegram. Surat yang dikirim pun tak berbeda dengan yang dilayangkan kepada WhatsApp, yaitu berupa teguran. “Bisa juga kami akan surati. Karena di Mesangger (Facebook) dan Telegram langsung nge-link dengan Tenor," kata Semuel di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (6/11) dikutip dari CNNIndonesia.com.

Sementara itu, dari penelusuran kemunculan konten serupa dengan format GIF, juga ditemui pada layanan pesan instan Google Hangouts. Cara kerjanya juga hampir sama, pengguna cukup mengetikkan kata kunci tertentu untuk menggunakan GIF saat melakukan percakapan personal ataupun grup.

Bukan hanya layanan medan instan, GIF juga mudah ditemui pada media sosial seperti Twitter dan Facebook yang mendukung format tersebut.  WhatsApp sendiri telah menerima tiga kali surat teguran. Peringatan Kemkominfo pertama dikirim pada Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari dan terakhir Senin (6/11) paginya. Jika tak ditanggapi, Semuel mengancam akan memblokir aplikasi pada Rabu (8/11). Tak cuma melayangkan peringatan kepada penyedia platform, Semuel menyatakan bahwa pihaknya juga sudah mengontak Tenor dan Giphy. Keduanya merupakan penyedia konten GIF di WhatsApp.(cnn/gnr)

Komentar
Kirim Komentar