06 Nov 2017 13:47
Dikawal Langsung Wali Kota

Manipulasi Proyek, Berhadapan Hukum

MyPassion
BANGUN KOMITMEN: Wali Kota Manado Vicky Lumentut memberikan arahan dalam rapat monitoring, evaluasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

MANADO—Waktu efektif untuk menyelesaikan proyek fisik tinggal 55 hari. Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengingatkan jika ada pekerjaan yang belum selesai tidak boleh diberikan rekomendasi dibayar. "Mari sama-sama bertanggung jawab. Tapi kalau sudah beres jangan ditahan-tahan," tegasnya, dalam rapat monitoring dan evaluasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, pekan lalu.

Lumentut memberi batas sampai 31 Desember kepada pihak ketiga menyelesaikan pekerjaan. "Saya sampaikan kepada kepala dinas progress pekerjaan yang dikerjakan kontraktor hanya sampai 31 Desember. Tidak boleh ada kelonggaran. Masalah timbul karena ada kelonggaran. Syukur kalau pekerjaannya bagus. Tapi kalau lari, timbul cerita negatif," sebutnya.

Dia juga menegaskan, akan memproses hukum jika ada yang memberikan kelonggaran atau memanipulasi pekerjaan yang belum selesai. "Saya orang pertama yang akan mempersoalkan ini sampai ke proses hukum, kalau ditemukan ada pekerjaan tidak beres. Jangan coba-coba kompromi," tegasnya.

Wali Kota Manado dua periode tersebut meminta pengawas lapangan bertanggung jawab dan tidak melempar permasalahan sampai ke wali kota. "Pengawas harus berfungsi dengan baik sesuai tugasnya. Kalau ada masalah di lapangan jangan geser ke atas sampai wali kota. Karena ujung-ujungnya wali kota lagi yang kena," katanya.

Lumentut berharap, pihak ketiga bekerja profesional dan taat aturan. Proses pemberkasan pihak ketiga yang telah melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak kerja jangan dihambat. "Jangan hambat orang yang sudah kerja, mereka sudah keluarkan uang. Saya mohon perhatian dan dukungan yang maksimal dari teman-teman di Dinas PUPR. Karena saya banyak menerima keluhan terkait hal ini," pintanya.

Turut hadir dalam tatap muka, Kepala Dinas PUPR Manado DR Peter KB Assa, Kepala Inspektorat Drs Musa Hans Tinangon MSc, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jhonli Tamaka SE.(***)

Kirim Komentar