04 Nov 2017 11:25

Peternakan Ikan Minim Pengembangan

MyPassion
PENGEMBANGAN: Dispertanak sedang mengembangkan kolam ikan dengan sistem pembudidayaan teknologi bioflok untuk jenis ikan Lele. Foto: Susanti Sagune/MP

KOTAMOBAGU – Kotamobagu memiliki potensi pengembangbiakan ikan yang cukup baik. Namun saya untuk pengembangan masih minim. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mulai melakukan pengembangan untuk sektor perikanan. Melalui Dinas Peternakan, Pemkot bakal membangun kolam ikan dengan sistem pembudidayaan teknologi Bioflok. “Kita membangun kolam dengan teknologi baru. Namanya Bioflok. Khusus untuk ikan lele Sangkuriang,” ucap Kepala Dispertanak Syafruddin.

Dia melanjutkan, pengembangan ini akan dilakukan di Kelurahan Motoboi Kecil Kotamobagu Selatan. “Pembangunan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi perikanan,” ujarnya.  Program ini, lanjut Syarifuddin, merupakan bantuan langsung dari kementrian untuk Pemkot dengan tujuan peningkatan produksi ikan. “Serta untuk pemenuhan surplus protein di bidang perikanan,” ujarnya.

Sistem teknologi bioflok, dia menjelaskan, adalah sistem budidaya ikan melalui proses penumbuhan dan pengembangan mikro organisme. “Jadi Prosesnya dilakukan dengan cara mengolah limbah hasil budi daya, agar menjadi flok atau gumpalan yang kecil sebagai makanan ikan secara alami,” kata Syafrudin.

Pembangunan bioflok, tambahnya, saat ini sudah berkisar 50 persen. “Insya Allah jika tidak ada halangan, dan ada kesediaan dari Ibu Wali Kota untuk langsung melepas ikan di bioflok ini,” tutupnya. (cw-04/fgn)

Komentar
Kirim Komentar