04 Nov 2017 10:23

21 Tahun Mangkrak, Jokowi Reyen Tol Becakayu

MyPassion
Joko Widodo

BEKASI—Setelah 21 tahun mangkrak, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) akhirnya bisa mulai beroperasi. Kemarin (3/11), Presiden Joko Widodo meresmikan langsung jalan Tol Becakayu Seksi IB dan IC Cipinang-Jaka Sampurna sepanjang 8,26 kilometer di Bekasi.

 

Presiden mengatakan, hadirnya tol tersebut akan membantu mengurai kemacetan yang telah terjadi selama bertahun-tahun. ”Proyek jalan tol ini nantinya akan diteruskan ke Tambun dan Bekasi barat. Sehingga akses dari Jakarta ke Bekasi akan semakin lancar,” tutur Jokowi kepada wartawan kemarin (3/11).

Seksi 1B dan 1C yang dioperasikan menyambungkan Cipinang dan Jakasampurna. Dari Jakarta, akses masuk dimulai dari pintu masuk Cipinang. Sedangkan pintu keluarnya ada di Jakasampurna di Bekasi.

Untuk masuk ke dalam Tol Becakayu, pengguna jalan dikenakan tarif sebesar Rp 14.000. Tarif ini nantinya juga akan berlaku sampai Tambun.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai, keputusan melanjutkan pembangunan Tol Becakayu sebagai komitmen negara terhadap pembangunan infrastruktur. ”Tiang-tiang yang sudah dipancang ini kan enggak baik kalau dibiarkan. Jika tidak dilanjutkan akan memberikan kerugian dari segi biaya dan manfaat,” ujar Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna.

Setelah pembangunannya berhenti pada 1997, Tol Becakayu kembali digarap awal 2015 lalu. Sejak saat itu, ruas tol Becakayu mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Dengan jalan layang (elevated) yang membentang dari wilayah Tambun-Bekasi sampai dengan wilayah Kampung Melayu sepanjang 23,76 kilometer, tol tersebut diharapkan akan menjadi solusi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi di kawasan itu.

Direktur Utama KKDM Herwidiakto mengatakan, kawasan tersebut memang memiliki permasalahan arus serta volume lalu lintas yang padat. Hal tersebut berdampak pada waktu tempuh yang jadi semakin lama. Dengan kondisi itu, jarak Bekasi-Kampung Melayu yang sekitar 20 kilometer bisa ditempuh dalam waktu hingga dua jam.

Dengan dioperasikannya tol Becakayu, kata Herwidiakto, waktu tempuh Bekasi-Kampung Melayu diperkirakan akan lebih singkat sekitar satu setengah jam perjalanan. ”Dari Bekasi ke Kampung Melayu diperkirakan bisa ditempuh dalam waktu 30 menit,” tutur dia.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menjelaskan, tol Becakayu dibangun dan diperasikan secara bertahap. Pada tahap pertama akan dibangun dua seksi. Yakni Seksi I dari Kampung Melayu-Jaka Sampurna sepanjang 11,9 kilometer dan Seksi II dari Jaka Sampurna-Bekasi Barat sepanjang 4,1 kilometer.

”Sementara di tahap dua akan dibangun Seksi III dari bekasi Barat-Tambun sepanjang 7,8 kilometer,” tuturnya.

Dia menuturkan, setelah Seksi 1 B dan 1C diresmikan, Seksi 1A dan Seksi 2 akan menyusul diresmikan pada Juli 2018. Dengan begitu, ruas Kampung Melayu-Bekasi Barat sudah tersambung di tahun depan. Sedangkan untuk Seksi 3 ditargetkan akan rampung akhir 2019.

”Untuk saat ini, Seksi 3 masih dalam tahap pembebasan lahan. Progress fisiknya masih 0 persen,” ungkap dia.

Pengoperasian ruas jalan tol Becakayu Seksi IB dan IC Cipinang-Jaka Sampurna itu akan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek. Tol Becakayu juga akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik melalui jalan tol Cikampek menuju Cikarang, Karawang, Purwakarta, dan Bandung. (jpg)

 

Kirim Komentar