02 Nov 2017 14:08

Waspada Pupuk dan Pestisida Palsu

MyPassion

KOTAMOBAGU – Peredaran pupuk palsu disinyalir masuk Kotamobagu. Hal ini menimbulkan keresahan dari para petani. Mereka (petani, red) pun menuntut pemerintah melalui instansi terkait agar menertibkan peredaran pupuk. Dan merazia peredarannya untuk mengantisipasi adanya pupuk palsu.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Peternakan Kotamobagu, Syahruddin, Rabu (01/11) kemarin mengatakan, hingga saat ini belum ada temuan pupuk palsu di Kotamobagu. Karenanya, pihaknya terus mengantisipasi  hal tersebut. “Sejumlah penyuluh dilayangkan surat pemberitahuan agar terus melakukan pemantau terkait peredaran pupuk palsu. Pengawasan terus kami lakukan,” kata Syahruddin.

Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi pupuk atau pestisida yang beredar di toko. “Pupuk yang nanti kita temukan palsu akan kami laporkan ke pihak berwajib. Sedangkan pupuk yang sudah kedaluwarsa akan kami minta untuk ditarik dari pasaran,” ujarnya.

Dilanjutkan, beberapa tahun terakhir Kotamobagu tergolong aman dari pemalsuan pupuk. “Selain aman, petani juga sebagian besar sudah mengerti antara yang palsu dan asli,” tukasnya. (cw-04/fgn)

Kirim Komentar