01 Nov 2017 12:31
Pelayanan Pelni Dipertanyakan

Tiket Dijual, Kapal Tidak Berlabuh

MyPassion
ALASAN CUACA: Pelabuhan Miangas tampak sepi pada Selasa (31/10) kemarin. KM Sangiang tak berlabuh. Dari informasi, sudah sejak Februari 2017 tak pernah mampir di Miangas. foto: Vanly Sembung/MP

MIANGAS—Pelayanan PT Pelni kembali menjadi sorotan. Pasalnya, salah satu customer membeli tiket di Kantor Pelni Bitung. Sesuai tiket dengan nomor 1010677648, KM Sangiang akan berangkat dari Pelabuhan Miangas 31 Oktober 2017 pukul 10.00 Wita. KM Sangiang akan melayani pelayaran dari Miangas 1 ke Bitung 2. Tetapi pada tanggal tersebut dari KM Sangiang tidak juga berlabuh di Pelabuhan Miangas.

Selasa (31/10), saat dikonfirmasi via telepon call center Pelni (162) sekitar pukul 11.15, customer service bernama Minda mengatakan, sesuai data yang ada KM Sangiang melayani pelayaran Miangas-Bitung. “Data yang ada, KM Sangiang sekarang berada di Pelabuhan Miangas dan akan tiba ke Pelabuhan Bitung pada 2 November 2017,” sebutnya.

Tenaga kontrak Dinas Perhubungan Pelabuhan Miangas Suprianto Birah saat dikonfirmasi mengatakan sejak Februari 2017, KM Sangiang sudah tidak pernah berlabuh di Miangas. “Kapal yang rutin berlabuh di Miangas ada tiga. Di antaranya KM Maliku dan KM Sabu 38,” ujarnya.

Untuk KM Sangiang, sampai saat ini tidak ada informasi untuk berlabuh di Pelabuhan Miangas. Beberapa warga Kecamatan Khusus Miangas juga merasa kaget setelah melihat ada tiket KM Sangiang yang melayani pelayaran dari Pelabuhan Miangas menuju Pelabuhan Bitung. “KM Sangiang tidak pernah lagi sandar di sini. Kaptennya penakut,” ungkap beberapa warga.

Masyarakat berharap, pihak Pelni menindaklanjuti masalah ini. “Masakan Pelni jual tiket Miangas-Bitung, tapi kapalnya tidak berlabuh di Miangas,” tutup masyarakat Miangas.

Sementara pihak Pelni terminal poin Tahuna beralasan kapal yang tadinya sudah berada di Pulau Karatung berbalik arah karena cuaca buruk. “Yah kami kan tidak bisa mengatur cuaca. Tadi KM Sangiang sudah berada di Karatung, tapi karena cuaca (buruk) memutuskan berbalik arah,” kata Hamdan staf terminal Poin Tahuna. Pun untuk pertanggngjawaban PT Pelni, menurutnya hanya ada ganti rugi tiket. “Kalau mau menunggu silahkan. Kemungkinan kapal lain akan masuk ke Miangas sekira 4 sampai 5 hari lagi. Kalau bagaimana silahkan cari transportasi lain,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Cabang PT Pelni Bitung Ridwan Mandaliko membenarkan KM Sangiang tidak berlabuh di Miangas sesuai jadwal. “Jadi kapal saat ini sudah kembali lagi ke arah Bitung. Hal ini disebabkan cuaca buruk,” katanya sembari mengaku tiket setiap jadwal kapal selalu dijual, walaupun tidak dapat dipastikan kapal berlabuh dan berangkat sesuai jadwal pun tidak.

Lanjutnya, kalau memang terjadi pembatalan keberangkatan, sesuai prosedur harus ada pemberitahuan ke pihak penumpang. “Kalau kapal tidak masuk ke sana (Miangas), biasanya dari cabang Tahuna mengonfirmasi ke penumpang,” tukasnya, sembari membantah informasi KM Sangiang yang sudah tidak pernah berlabuh di Miangas sejak Februari 2017.

“Kalau dari Februari kapal tidak masuk Miangas, itu tidak benar. Karena setiap bulan pasti kapal masuk. Hanya terkadang karena cuaca jadi tidak masuk. Kalau komunikasi dari Pelni Tahuna mungkin kurang baik, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Mudah-mudahan ke depan pelayanan bisa lebih baik lagi,” tutupnya.(vanly/gel)

Kirim Komentar