01 Nov 2017 12:28
TKB, Wenang, Malalayang, Bahu Jadi Percontohan

Parkir Liar Picu Macet

MyPassion

MANADO—Kemacetan menjadi masalah serius di Kota Manado. Karena berdampak langsung kepada masyarakat. Sebab itu, Pemerintah Kota Manado dituntut memecahkan masalah tersebut.

 

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, masalah kemacetan ini sudah banyak dikeluhkan masyarakat. Karena itu, Wali Kota terbaik tersebut, meminta Dinas Perhubungan membuat terobosan untuk mengurai kemacetan di Kota Manado. Juga merancang kajian untuk jalur khusus ambulans.

”Kami minta Taman Kesatuan Bangsa (TKB) sampai Wenang dan Malalayang-Bahu Kecamatan Malayang menjadi lokasi percontohan untuk mengatasi kemacetan. Untuk kecamatan yang lain silakan carikan lokasi untuk menjadi percontohan pengurai kemacetan,” ungkap Lumentut, disela-sela rapat kinerja perangkat daerah, di Serbaguna Kantor Wali Kota, Selasa (31/10), kemarin.

Dia mengungkapkan, kalau perlu dibuatkan tempat parkir bertingkat di setiap wilayah, supaya tidak ada parkir liar yang dapat menimbulkan kemacetan. ”Dinas Perhubungan cari tempat parkir di TKB dan Bahu supaya tidak ada warga yang memarkir kendaraan sembarangan dan menimbulkan kemacetan. Begitu juga tempat lainnya,” ungkap Wali Kota dua periode tersebut.

Senada diungkapkan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan. Menurut Mor, masalah tidak tertib berlalu lintas menjadi salah satu penyebab kemacetan. ”Kalau ada mobil plat merah dengan DB akhirnya A memarkir kendaraan sembarangan, mobilnya akan ditarik. Jadi silakan difoto untuk dijadikan bukti dan dilaporkan,” tegasnya.

Diungkapkan Mor, PNS Kota Manado harus menjadi pelopor dalam mengurai kemacetan dengan tidak memarkir kendaraan sembarangan. ”Jangan sampai kita yang membuat aturan terus PNS sendiri yang melanggar,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan M Sofyan mengatakan, mulai esok (hari ini) pihaknya akan mengkaji di lokasi jalur khusus ambulans sampai di RSUP Kandou. ”Kami akan melakukan kajian dengan membongkar taman di tengah jalan Bahu-Malayang untuk dipasang paving khusus jalur ambulans,” ujarnya.

Selain itu, kata Sofyan, pihaknya juga akan berdiskusi dengan camat terkait instruksi wali kota, supaya di setiap kecamatan ada lokasi bebas macet dan bebas parkir. ”Kami juga akan menggelar operasi zebra dengan kepolisian menegakkan parkir liar dengan cara mengempeskan ban kendaraan,” pungkasnya.(ite)

Kirim Komentar